Wednesday, July 19, 2017

Jalan-Jalan Lebih Hemat ke Nusa Penida

Seberapa sering kamu berlibur dalam satu tahun? Kalau saya sendiri minimal 3-4 kali. Perjalanan yang agak jauh alias membutuhkan transportasi pesawat diagendakan dua kali dalam setahun, sisanya jalan-jalan yang dekat saja seperti Bandung, Bogor, dan sekitar Jawa Barat. Kenapa? Karena, menurut saya, jalan-jalan itu sangat penting untuk kesehatan mental. Susah payah cari uang hingga malam di Jakarta, taking a holiday is such giving yourself a treat, is not it?

Rasa-rasanya, teman-teman nge-trip saya terbagi menjadi dua ‘kubu’ : anak gunung atau pantai. Umumnya, penggemar gunung adalah sosok yang ‘introvert’, menyukai ketenangan dan kesunyian ketika berada di area gunung. Pernah saya bertanya ke beberapa teman pecinta gunung : apa enaknya naik gunung? Terus kalau sudah sampai ke puncak mau apa? Di puncak juga nggak ada apa-apa (kebetulan saya sudah dua kali naik gunung sampai puncak). Teman saya menjawab bahwa naik gunung adalah menikmati prosesnya. Menaklukkan diri sendiri.  Well said.

Kalau saya pribadi, sebagai sosok yang ekstrovert, saya lebih menyukai jalan-jalan ke pantai. Pantai, selain menawarkan keindahan pemandangan sekaligus keseruan bermain air, juga menawarkan kesempatan bertemu banyak orang. I love being around many people. Haha.

Pantai paling indah yang pernah saya kunjungi adalah Pantai Banyutibo di Pacitan. Saya pernah menuliskannya di sini. Selain itu, Pantai Pink di Pulau Komodo juga pantai yang cantik bukan main. Sayang, berlibur ke wilayah timur Indonesia menguras biaya yang lumayan. Hehe.

Jadi, salah satu destinasi favorit saya adalah Pulau Bali. Kenapa? Pertama, kecantikan Bali itu seakan tiada habisnya. Selain menawarkan pantai cantik yang teramat banyak, budaya dan eksotisme Bali itu indah. Kedua, tiket pesawat ke Bali bisa dibilang tak terlalu mahal.

Nah, jika demikian, siapa yang tak terpukau dengan pesona Pulau Dewata? Walau sudah mengunjunginya empat kali, rasa-rasanya ingin berkunjung ke sana lagi dan lagi. Nah, pas banget saya lagi suntuk-suntuknya dengan kerjaan dan menyambut bulan Agustus yang terjadwal bakalan hectic. So, I plan to take short escape with two bestfriends of mine. Kami ingin jalan-jalan ke Nusa Penida, salah satu pulau kecil nan cantik di bagian tenggara Pulau Bali. Yuhu! Nggak sabar rasanya untuk memuaskan dahaga vitamin sea dengan keindahan pantai. Selain itu, saya penasaran banget dengan Angel Billabong di Nusa Penida yang kelihatan cantik banget di foto. Saya juga ingin ke desa adat Panglipuran dan menikmati hari dengan bersepeda santai di Ubud.

Googling gambar Angel Billabong

Tuesday, June 13, 2017

Long Cardigan Muslimah Untuk Penampilan yang Syari Tapi ‘Nggak Biasa’

Pengen syari tapi tetap stylish? Menurut saya bisa banget. Buat saya yang (berusaha) mengenakan jilbab yang minimal menutup dada, pilihan style tentu nggak mungkin seperti kalung atau pernak-pernik yang mengutak-atik jilbab sedada itu. Mutlak. Belum lagi, sekitar 90% baju yang saya gunakan sehari-hari adalah gamis. Nah, pilihan variasi busana Muslimah yang hampir setiap hari saya gunakan adalah long cardigan muslimah. Kalau udah padu padan gamis dengan long cardigan, aman deh, nggak usah mikirin gaya ‘aneh-aneh’. Hehe
Yes, entah gamis polos atau bermotif, long cardigan selalu bisa bikin penampilan ‘nggak biasa’. Kalau gamisnya polos, long cardigan merupakan kombinasi biar penampilan nggak ngebosenin. Tinggal padu padan dengan long cardigan yang polos juga atau bermotif. Nah, kalau lagi pengen pakai gamis dengan motif yang semarak, long cardigan polos adalah salah satu tips berbusana biar penampilan nggak kelihatan ‘keramaian’.
Nah, berikut tips mengenakan long cardigan menurut saya :
1.         Pilih warna-warna basic 
Warna long cardigan yang minimal kudu ada di lemari menurut saya tiga warna dasar : hitam, coklat dan abu-abu. Kalau saya sih plus pink hihi. Tiga warna dasar itu bisa masuk ke apapun warna gamis kita.

2.         Pilih bahan yang nggak terlalu tebal dan nggak panas
Karena fungsinya sebagai outerwear atau luaran saja, bahan long cardigan nggak perlu yang tebal. Bahan luaran favorit saya crepe : nggak tebal, kelihatan bagus dipakainya, dan nggak gampang kusut.

3.        Pilih bahan ceruti atau brokat buat penampilan yang terkesan ‘mewah’
Mau kondangan tapi bingung pakai baju apa? Gampang. Tinggal mix match gamis polos dengan long cardigan berbahan ceruti atau brokat untuk memberikan kesan ‘mewah’.

4.        Long cardigan sekaligus penghangat badan, kenapa enggak?
Yes, long cardigan nggak hanya berfungsi sebagai pelengkap berbusana saja, tetapi juga sekaligus penghangat badan. Pilih bahan rajut atau kashmir yang bisa menemani di kala dingin.

Saturday, June 10, 2017

Find Your Ikigai, Find The Reason You Wake Up Everyday


What make you get up early? What make you enthusiastic about today? The Japanese have long defined about a concept of living with purpose called ‘Ikigai’ which means the reason to get up in the morning1. When someone has such a purpose and meaning of facing the daily life, he has such an Ikigai. The term ikigai is composed of two Japanese words : ‘iki’ refers to ‘life’, while ‘kai’ refers to ‘realisation of what one expects and hopes for’2. Ikigai is believed as the Japanese secret to a long and happy life. Moreover, the Japanese also believes that everyone has ikigai within himself. Hence, you must have it, all you need to do is revealing what might be hidden. You might undergo such a self-discovery.
Pic source : https://en.wikipedia.org/wiki/Ikigai
According to the Japanese, there are four primary interrelated elements : things that you love (passion), things the world needs (mission), things that you are good at (vocation), and things that you can be paid for (profession). If you lack in one element, you can’t maximize your life’s potency.
So, how to find your Ikigai?
1.         Seek within self what really matter
You are the captain of your life. But sometimes, you live on ‘autopilot’, the state which you are living life like being a zombie : distracted, partially aware, and missing the moment.  The situation which may be seen as ‘routinity’. To create your ikigai, take time to contemplate about what really matter for you and what values you are holding on tightly in life. A way to seek within self is asking. Keep asking your self. What is your job? Why do you work? Do you feel good on it? Will it make difference for other people? Dig a little deeper and deeper. Keep asking until you find what really drive you.
2.         Know what you can do to others
Never been anything better than the feeling that we can help those in need, you can start from asking yourself : what good deeds you are able to do today. Make an attempt to be the reason that someone be uplifted. Be more altruistic toward others.
3.         Count your blessings, appreciate any achievement
Everyone is special and so are you. No matter how small an achievement is, it can be a clue about what you are good at and what you like to do. Try to remember any achievement or acknowledgement that you acquire during your life so far.

Tuesday, May 16, 2017

Perhatikan Hal Ini Saat Mencuci Hijab Baru Anda


Hijab merupakan hal yang wajib dikenakan bagi muslimah jika sedang bepergian keluar rumah. Karena pentingnya hijab bagi muslimah, maka perawatan hijab pun harus diperhatikan pula, bukan? Hijab yang dirawat dengan baik akan bertahan lama saat pemakaiannya. Lantas, bagaimana perawatan hijab yang benar? Nah, sebaiknya perhatikan hal ini yuk saat mencuci hijab kesayanganmu :

1.              Jangan Gunakan Mesin Cuci
Aneh memang, tapi ini sangat berpengaruh. Mesin cuci dapat merusak serat-serat kain hijab yang mana jika dibiarkan terus-menerus akan membuat hijab Anda menjadi lebih mudah rusak. Sebenarnya, ini bukan hanya berpengaruh pada hijab saja. Masalah ini juga berpengaruh terhadap seluruh pakaian. Terlebih lagi, tidak selamanya mesin cuci dapat menghilangkan noda lebih baik daripada pencucian secara manual menggunakan tangan.

2.              Jangan Sikat Keseluruhan
Jangan menyikat seluruh permukaan hijab baru Anda. Sikatlah pada bagian yang terdapat noda saja. Sisanya, kucek saja menggunakan tangan. Pasalnya, bila menyikat keseluruhan hijab, bahan atau kain hijab dapat rusak dan hijabpun terlihat tak menarik lagi. Tentu Anda tidak mau, bukan?

Friday, March 31, 2017

3 Wisata Malam Makassar yang Wajib Kamu Kunjungi

Buat kamu yang ingin mencari tempat liburan selain Bali, Makassar mungkin bisa menjadi alternatif yang akan memberikanmu pengalaman lebih seru. Ibukota provinsi ini memang berbeda dari kota-kota lain di Nusantara.

Ada banyak peninggalan sejarah yang bisa kamu temui di kota ini, terutama peninggalan kerajaan Gowa Tallo yang melegenda. Ada juga makam Pangeran Diponegoro dan raja-raja Tallo di daerah sekitar Makassar. Selain itu, jangan lewatkan Benteng Fort Rotterdam yang dibangun pada abad ke-17 dan masih berdiri kokoh hingga kini, memberikan petunjuk bahwa Makassar merupakan kota penting sejak ratusan tahun yang lalu.

Saat ini, begitu banyak tempat wisata menawarkan berbagai hiburan. Mulai dari wisata alam yang memanjakan mata, wisata budaya yang menambah wawasan, wisata religi yang membuatmu lebih mensyukuri hidup, hingga wisata kuliner yang akan memanjakan lidah.

Ngomong-ngomong, tahukah kamu kalau Makassar juga memiliki wisata malam yang tidak hanya menarik tetapi juga romantis? Bukan wisata yang negatif ya, karena wisata malam di Makassar ini cocok dikunjungi remaja sampai keluarga. Yuk, kita obrolin tiga wisata malam di Kota Makassar yang harus kamu kunjungi.

1. Pantai Losari Makassar
Pantai yang dijuluki pantai meja panjang ini termasuk pantai yang asyik buat berwisata malam. Dulu, para pengunjung dapat menikmati aneka hidangan di warung makan yang berjejer di Pantai Losari dengan meja tersambung sepanjang 1 km. Namun, saat ini oleh pemerintah Makassar, warung makan ini digantikan oleh anjungan dan diberi nama sesuai dengan nama suku khas Sulawesi—Bugis, Makassar, Toraja, dan juga Mandar. Setiap anjungan juga memiliki berbagai macam patung yang unik dan juga mewakili nama suku tersebut.

Pantai yang menawarkan keindahan memesona ini saat malam hari berubah menjadi tempat untuk menikmati hidangan laut yang ditawarkan warung-warung di anjungan. Satu lagi alasan kenapa Pantai Losari enak buat nongkrong di malam hari adalah fasilitas hotspot gratis.

Untuk menikmati wisata sempurna, datanglah pada sore hari untuk menyaksikan matahari terbenam yang spektakuler. Lalu, nikmati seafood yang lezat. Jangan lupa memakai pakaian hangat ya, karena udara malam di pantai bisa membuatmu dingin.
                Pantai Losari Makassar (Sumber : indonesianholic.com)

2. Societeit De Harmonie Makassar
Tempat yang juga dikenal sebagai Gedung Kesenian Kota Makassar ini merupakan tempat berkumpulnya para seniman, aktivis seni budaya, dan juga penikmat seni. Kamu bisa menghabiskan malam kamu dengan menikmati beragam pagelaran seni dan budaya kota Makassar dan bahkan menonton pemutaran film indie buatan anak muda Makassar.

Jangan khawatir jika lapar melanda saat malam hari, karena pada bagian depan gedung kesenian Kota Makassar ini ada berbagai macam warung kaki lima yang siap melayani kamu. Mulai dari minuman hangat, nasi kuning sampai mi siram dijajakan di sini. Kamu juga bisa nongkrong dengan para seniman di depan Societeit De Harmonie.