Friday, May 11, 2012

Goresan #2 : Berulang-ulang



Tujuh belas kali sehari dahimu kau tundukkan
Entah sebuah keberserahan atau sekadar pengguguran kewajiban
Dalam sujud panjang atau gerakan ala burung terbang
Singgah sejenak untuk kemudian meninggalkan
Nama Tuhanmu kau sebutkan, berulang-ulang
bahwa sesungguhnya
kau bersaksi
Dialah Tuhan, yang kepada-Nya jiwa raga diserahkan

Entah berapa Ramadhan singgah
Memeluk jiwa-jiwa pendosa yang resah
Entah berapa lantunan tilawah
Membuat matamu membasah
Entah berapa ceramah
Membuat telingamu memerah
Tetapi tetap saja berulang-ulang
Dosa demi dosa kau kumpulkan
Kesalahan demi kesalahan terulang-ulang

Berulang-ulang Tuhanmu menyentil, pelan-pelan
Lewat teguran, lewat cobaan
Kalau-kalau hatimu masih mau mendengarkan
Tuhanmu Yang Maha Penyayang
Yang tak pernah melupakan atau meninggalkan
Sang pendosa…

diambil dari sini


Rabbana dholamnaa anfusana waillam tagfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khosirin
("Wahai Tuhan kami, kami telah mendholimi diri kami. Dan sekiranya Engkau tidak mengampuni dan memberi rahmat kepada kami tentulah kami termasuk orang-orang yang merugi")
Q.S. Al A'raf: 23

#SelfNote

3 comments:

  1. Tu doanya Nabi Yunus, ya, Mon?
    An lupa surat apa.. ;)
    makasii udah mengingatkan, ya, say

    ReplyDelete
  2. Goresan tegas dan membekas. *jempols :)

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete