Friday, May 18, 2012

Perempuan #1



Kenangan apa yang paling membekas pada sang anak atas ibunya? Salah satunya saya yakin adalah masakan yang dibuat sang Bunda. Bisa jadi masakan biasa tapi rasanya menjadi tak biasa, dengan bumbu cinta tentu saja dan ketulusan seorang wanita menyediakan makanan untuk keluarga.

Seorang teman pernah bercerita bahwa ia sekalipun tak pernah merasa jauh dari ibunya meski ibunya seorang wanita bekerja yang berangkat pagi dan pulang sore. Kuncinya adalah masakan ibu, kata teman. Ibunya selalu memasak sebelum berangkat ke kantor untuk sarapan dan makan siang lalu sepulang bekerja beliau memasak lagi untuk makan malam. “Karena selalu makan masakan ibulah saya tak pernah merasa jauh dari beliau,”

Saya manggut-manggut. Mama yang bekerja sebagai PNS juga melakukan hal yang sama. Beliau bangun pagi-pagi, menyiapkan sarapan untuk satu rumah, menyiapkan kebutuhan sekolah adik bungsu sebelum berangkat ke kantor. Pulang terkadang memasak lagi atau kadang-kadang membeli lauk di luar.

Seorang teman laki-laki pernah mengatakan kepada kami, saya dan seorang teman perempuan ketika itu, saat itu kami sedang ‘ada acara’ menggoreng pempek bareng, “Kalian bisa masak itu sebenernya bukan buat suami tetapi kalian bisa masak itu lebih utama untuk anak kalian,” Kami tertegun dengan perkataannya, tak menyangka ia berkata demikian.

Perempuan yang memilih bekerja memiliki tantangan yang lebih besar dibanding perempuan yang menjadi ibu rumah tangga secara penuh. Tentu saja dibarengi konsekuensi bahwa tugas utama seorang perempuan dalam keluarga adalah sebagai istri dan ibu, ia haruslah pandai membagi waktu. Perempuan haruslah tangguh. Tangguh dalam hal apa saja. Tangguh dan juga pandai. Tak sekadar pandai ilmu dunia tetapi terlebih penting ilmu agama. Ia adalah guru pertama bagi anak-anaknya…
Perempuan tangguh yang ku panggil Mama di tengah-tengah :)
 


Ah, saya memang belum tahu rasanya tetapi saya menunggunya terwujud satu persatu, sembari belajar, insya Allah :)



2 comments:

  1. terus belajar... menjadi perempuan itu memang istimewa.... :)

    ReplyDelete
  2. hikss...aku belom bisa masak =,=

    ReplyDelete