Wednesday, September 4, 2013

Sunrise untuk Komunitas ASEAN 2015


Sumber : ASEAN Blogger
Pada KTT ASEAN ke-22 tanggal 24-25 April 2013 di Brunei Darussalam lalu, tema yang diangkat adalah “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan” dengan pokok perundingan pembangunan badan persatuan ASEAN yang bertumpu pada tiga pilar yakni Persatuan Keamanan, Persatuan Ekonomi dan Persatuan Sosial dan Kebudayaan yang harus diselesaikan sebelum 31 Desember 2015.
Tentu tak mudah menyatukan sepuluh negara Asia Tenggara yang memiliki keanekaragaman kondisi negara baik dari segi politik, ekonomi dan budaya. Namun, ketika kita berketapan untuk mewujudkan sebuah kesatuan, perlu adanya upaya dan kemauan keras dari tiap-tiap negara.

Mari, kita telusuri ketiga pilar yang akan diwujudkan dalam mencapai Komunitas ASEAN 2015 :

1.    Komunitas Keamanan ASEAN
Empat negara Asia Tenggara yakni Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei Darussalam sedang berseteru dengan Cina perihal Laut Cina Selatan. Pada awalnya, negara-negara ASEAN berbeda suara dalam menyikapi permasalahan tersebut, utamanya Kamboja yang merupakan sekutu Cina. Namun pada akhirnya, negara-negara ASEAN sepakat untuk mengupayakan adanya satu suara menyikapi permasalahan tersebut.

Terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam menciptakan komunitas keamanan yang solid :
a.       Penetapan batas negara dengan jelas
Sebagaimana telah disinggung dalam tulisan sebelumnya, antar negara Asia Tenggara yang bersebelahan seringkali berselisih mengenai batas wilayah negara, terutama di titik-titik krusial. Dalam mewujudkan sebuah kesatuan politik, kejelasan batas negara merupakan hal yang amat penting mengingat kesatuan tak akan terwujud apabila antar negara di dalamnya masih berselisih paham. Jangan sampai, setelah Komunitas Keamanan ASEAN terwujud terjadi perselisihan antar dua negara.

b.      Penyelesaian konflik keamanan dalam negeri
Sedikit banyak, isu keamanan dalam negeri sebuah negara akan mempengaruhi organisasi regional negara tersebut. Sebut saja, pembantaian etnis Rohingya yang ada di Myanmar. Dalam rangka mewujudkan Komunitas Keamanan 2015, ASEAN harus mampu memetakan isu keamanan dalam negeri yang ada di negara-negara ASEAN dan melakukan pendekatan persuasif dan damai dalam membantu penyelesaian konflik tersebut.

c.       Perkuatan militer lingkup Asia Tenggara
Meskipun sejatinya Asia Tenggara menganut paham damai dalam penyelesaian konflik, memiliki kekuatan militer yang solid merupakan suatu keharusan dalam mewujudkan Komunitas Keamanan 2015. Negara-negara di Asia Tenggara memiliki kekuatan politik yang berbeda-beda. Sebut saja Indonesia yang memiliki militer yang kuat dan Laos yang memiliki kekuatan militer yang katakanlah tak sekuat Indonesia.
Perkuatan militer dapat dilakukan dengan cara mengadakan latihan militer bersama ASEAN. Dengan adanya latihan militer bersama, antar negara ASEAN dapat melakukan transfer pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan. Selain itu, akan memperkuat kesatuan militer antar negara ASEAN.

d.      Penyelesaian permasalahan bilateral antar negara ASEAN
Permasalahan bilateral antar dua negara di wilayah Asia Tenggara merupakan hal yang harus segera diselesaikan dalam rangka mewujudkan kesatuan keamanan. Sebut saja misalnya Indonesia dan Singapura yang belum mencapai kesatuan paham dalam perjanjian ekstradisi koruptor. Penyelesaian permasalahan antar kedua negara akan memperkuat kesatuan regional.

2.    Komunitas Ekonomi ASEAN
Dalam KTT ASEAN ke-22 lalu disebutkan bahwa saat ini kemajuan dalam mewujudkan Komunitas ASEAN 2015 sudah sangat baik dengan persentase kinerjanya mencapai 77,54 %. Negara-negara ASEAN telah menurunkan pajak impornya di bawah lima persen. Dua tujuan jangka panjang ASEAN di bidang ekonomi yakni meningkatkan GDP regional ASEAN sebesar dua kali lipat dan menurunkan setengah angka kemiskinan di negara ASEAN pada tahun 2030.

Dalam mewujudkan kesatuan ekonomi, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan :
a.       Swasembada ASEAN
Swasembada di sini artinya pemenuhan kebutuhan negara-negara di Asia Tenggara dilakukan dengan ekspor dan impor di wilayah Asia Tenggara. Misalnya, Thailand terkenal akan industri mobilnya yang amat maju, Indonesia memiliki kekuatan di sektor agraris. Hal itu akan memperkuat ekonomi masing-masing negara serta akan mengokohkan persatuan ASEAN. 

b.      Pelatihan ekonomi bersama
Kesatuan ekonomi yang tangguh tak akan mungkin terwujud tanpa ketangguhan ekonomi tiap negara. Pelatihan ekonomi bersama dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan negara yang memiliki keunggulan di sektor ekonomi tertentu melakukan transfer pengetahuan dan keahlian ekonomi kepada negara yang masih kurang.

c.       Memberikan insentif ekonomi bagi negara yang masih kurang maju
Seperti dikatakan di atas, kesatuan ekonomi yang tangguh tak akan mungkin terwujud tanpa ketangguhan ekonomi tiap negara. Dalam menyongsong komunitas ekonomi ASEAN, negara di wilayah ASEAN haruslah telah memiliki ‘kekuatan ekonomi’ yang membuatnya berdiri sejajar atau setidaknya tidak jauh tertinggal. Hal itu dapat dilakukan dengan memberikan insentif ekonomi.

3.    Komunitas Sosial dan Kebudayaan ASEAN
Untuk mewujudkan kesatuan sosial dan kebudayaan, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan seperti :
a.       Mewajibkan sekolah untuk memberikan satu mata pelajaran bahasa negara ASEAN
Di kurikulum sekolah, pelajaran bahasa dapat ditambahkan satu yakni bahasa yang digunakan oleh negara ASEAN lainnya (bebas dan bisa berganti-ganti). Dengan pemberian bahasa ini akan memberikan pengetahuan serta meningkatkan perasaan persatuan dan sosial siswa akan negara tersebut. 

b.      Mengadakan Festival Sosial dan Kebudayaan ASEAN
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat, apalagi dengan adanya pemberlakuan kebijakan bebas visa antar negara ASEAN (kecuali Myanmar). Dengan adanya Festival Sosial dan Kebudayaan ASEAN yang diselenggarakan bergantian di negara ASEAN, akan meningkatkan rasa persatuan di bidang sosial dan kebudayaan serta meningkatkan pariwisata di negara tersebut.

Pada intinya, dalam mewujudkan kesatuan ASEAN di berbagai bidang, khususnya terkait Komunitas ASEAN 2015, terdapat beberapa pondasi yang harus diperhatikan, saya menyebutnya sebagai SUNRISE :

1.    SUPPORT
Support artinya negara ASEAN yang unggul di bidang tertentu haruslah mendukung negara ASEAN yang memiliki kekurangan di bidang tersebut. Dukungan tersebut dapat berupa transfer pengetahuan maupun sikap yang mendukung. Mewujudkan komunitas ASEAN artinya mendorong negara-negara ASEAN mengerahkan seluruh potensi yang dimilikinya, bukan hanya mendorong negara maju saja (apalagi jika ‘keran’ ASEAN dibuka lebar). Tanpa adanya saling mendukung antar negara, kesatuan tak akan terwujud dengan sempurna.

2.    UNIFIED
Unified artinya bersatunya negara-negara ASEAN. Negara ASEAN adalah satu komunitas, satu keluarga sehingga negara-negara lingkup ASEAN haruslah berupaya mewujudkan kesatuan tersebut.
3.    BETTER ASEAN
Better ASEAN artinya semangat yang mendasari komunitas ini. Better ASEAN artinya komunitas ini haruslah mampu untuk memberikan kemanfaatan dan kebaikan yang lebih bagi negara-negara anggotanya.  Selain itu, Better ASEAN artinya dengan adanya komunitas ini, ASEAN akan mampu berkiprah lebih di kancah internasional, menjadi komunitas yang semakin berperan dan semakin diperhitungkan.

4.    WILLINGNESS
Willingness artinya kemauan. Artinya antar negara Asia Tenggara harus memiliki kemauan yang kuat atas kesatuan itu sendiri. Menjadi kesatuan artinya  bersedia mengesampingkan ego masing-masing dan mendahulukan kepentingan bersama.

5.    EQUITY
Equity artinya persamaan. Dalam mewujudkan kesatuan, perlu adanya persamaan. Persamaan di sini artinya masing-masing negara memiliki bargaining power yang sama.

Dengan adanya upaya dan kemauan kuat negara ASEAN mewujudkan Komunitas ASEAN 2015, saya optimis Komunitas ASEAN ini mampu terwujud sebagaimana cita-citanya untuk ‘menyatukan rakyat, menciptakan masa depan’.

Menuju Komunitas ASEAN 2015. Let’s prepare!

---

Referensi : 
http://kemlu.go.id/Pages/PressRelease.aspx?IDP=1393&l=id

6 comments:

  1. Semoga Semangat ASEAN bisa seperti pada awal2 dibentuk...

    ReplyDelete
  2. saya secara khusus tertarik dengan AEC (ASEAN Economic Community).

    pemerintah juga bersiap dan mempersiapkan warganya untuk ASEAN Economic Community.
    demi melindungi warga negaranya dari 'invasi' tenaga kerja asing dan menekan angka pengangguran, maka pemerintah memberlakukan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) / IQF (Indonesia Qualification Framework) dan program PPDK (Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja).

    keluaran dari KKNI adalah standar kualifikasi untuk bidang keahlian dan pekerjaan tertentu. nantinya ada semacam level kualifikasi dengan deskriptor tertentu untuk setiap bidang.

    keluaran dari program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja adalah SMBD (Sistem Manajemen Basis Data) yang berisi data potensi daerah, kebutuhan dunia kerja dan ketersediaan tenaga kerja. juga ada perhitungan dan analisa indeks keterserapan tenaga kerja (Fulfillment Index) dan indeks keselarasan tenaga kerja (Alignment Index).

    yuk., kita dukung demi Indonesia yang lebih baik :)
    https://www.facebook.com/Penyelarasan.Pendidikan.dengan.Dunia.Kerja
    http://penyelarasan.kemdikbud.go.id/

    ReplyDelete
  3. TOKO HANDPHONE ORIGINAL Tepercaya.Aman dan Murah Bebas Resiko.Nikmati Keuntungan Berbelanja Dengan Hrg Relatif Murah,Super Promo.Kami Menawarkan Berbagai Jenis Type HP,Laptop,Camera,dll,Garansi Resmi Distributor dan Garansi TAM …….
    Semua Produk Kami Baru dan Msh Tersegel dLm BOX_nya.
    BERMINAT HUB-SMS:0857-3112-5055 ATAU KLIK WEBSITE RESMI KAMI http://www.alpha-shopelektronik.blogspot.com/
    BlackBerry>Samsung>Nokia>smartfrend>Apple>Acer>Dell>Nikon>canon>DLL

    Dijual

    Ready Stock !
    BlackBerry 9380 Orlando – Black
    Rp.900.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Curve 8520 Gemini
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Bold 9780 Onyx 2
    Rp.800.000,-

    Ready Stock !
    Blackberry Curve 9320
    Rp.700.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 2 (7.0)
    Rp. 1.000.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Nexus I9250 – Titanium Si
    Rp.1.500.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Note N7000 – Pink
    Rp.1.700.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Y S5360 GSM – Pure White
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    Nokia Lumia 800 – Matt Black
    Rp.1.700.000,-

    Ready Stock !
    Nokia Lumia-710-white
    Rp. 900.000,-

    Ready Stock !
    Nokia C2-06 Touch & Type – Dual GSM
    Rp.450.000,-

    Ready Stock !
    Nokia Lumia 710 – Black
    Rp. 900.000,-

    Smartfren Andromax Z
    Rp.1,700.000

    Smartfren Andromax U Limited Edition
    Rp.1.000.000

    Tablet Asus Eee Pad Slider SL 1O1
    Rp.2.500.000

    Tablet Asus Memo Pad ME172 V
    RP.800.000

    Lenovo ldea Pad B490
    Rp.2.500.000

    Lenovo think Pad edge A86
    RP.1.700.000

    Ready Stock !
    Apple iPhone 4S 16GB (dari XL) – Black
    Rp.1.200.000,-

    Ready Stock !
    Apple iPhone 4S 16GB (dari Telkomsel)
    Rp.1.200.000,-

    Ready Stock !
    Apple iPod Touch 4 Gen 8GB
    Rp.700.000

    Ready Stock !
    APPLE iPod Nano 8GB – Pink
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    Acer Aspire 4752-2332G50Mn Core i3 Win7 Home
    Rp 1.300.000

    Ready Stock !
    Acer Aspire S3-951-2364G34iss
    Rp. 1.200.000,-

    Ready Stock !
    Acer Aspire 5951G Core i7 2630 Win 7
    Rp. 2.500.000,-

    Ready Stock !
    Acer Aspire 4755G Core i5 2430 Win 7 Home Premium Green
    Rp. 2.500.000,-

    Ready Stock !
    Nikon D7000 kit 18-105mm
    Rp.1.700.000

    Ready Stock !
    Nikon D90 Kit 18-105mm Vr
    Rp 1.300.000

    Ready Stock !
    Nikon Coolpix L 120 Red
    Rp. 900.000

    Ready Stock !
    Nikon Coolpix P 500 Black
    Rp 1.000.000

    ALPHA SHOP
    alpha-shopelektronik.blogspot.com

    ReplyDelete