Tuesday, April 15, 2014

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku


Ngomong-ngomong soal laptop, kali ini saya mau berbagi pengalaman menggunakan laptop Asus A45A. Laptop ini dibeli pada bulan Januari 2013 lalu. Sebelumnya saya belum pernah menggunakan laptop merk Asus, lalu setelah mendengar rekomendasi banyak teman yang sudah menggunakan Asus hampir semuanya mengatakan “Asus speknya bagus, harganya nggak terlalu mahal,” meluncurlah saya ke pameran komputer mencari laptop Asus. Spesifikasi minimal yang saya cari adalah layar berukuran 14 inchi, kebetulan intensitas menggunakan laptop tinggi sehingga perlu laptop yang nyaman untuk mata minus ini, prosesor minimal Core i3, ada CD/DVD Room bisa sehingga tak perlu lagi membeli yang portable dan tentunya harga tak terlalu mahal. And yes, saya mendapatkannya pada Asus A45A. Pertama melihat tampilan fisiknya, saya langsung naksir. Selain merah adalah warna favorit, casing laptop yang terbuat dari alumunium membuatnya tampak lebih kokoh. Cukup dengan 4,8 juta saya sudah bisa membawa pulang laptop ini.

Merah salah satu warna favorit

Dibuat Kerja, Oke Punya

Dan ya, saya rasa saya tak salah pilih. Terhitung lima belas bulan sudah saya menggunakan laptop ini dan bisa dibilang puas banget. Sebagai pegawai yang amat terbiasa melakukan input data keuangan dalam jumlah banyak dan sering, touchpad laptop yang luas semakin memudahkan dalam melakukan pekerjaan, selain kebetulan saya memang tak suka menggunakan mouse. Yang lebih menyenangkan lagi, fitur instant on membuat laptop siap digunakan hanya dalam waktu sekian detik setelah memencet tombol power. Hal yang amat menyenangkan mengingat ketika menggunakan laptop terdahulu, saya perlu waktu minimal satu menit menunggu selesai booting. Ketika menggunakan berbagai aplikasi pun, performa laptop ini memuaskan. 

Jadi si bos tak lagi berkata, “Monik, buruan ganti laptop. Lemot banget,” demi melihat pengolahan data yang lambat. Hehe.
Touchpad luas, casing dari alumunium

Mendukung Hari-Hari Mahasiswa

Ketika teman-teman lain sibuk mencari colokan kosong dan memasang rol kabel saat ujian praktik (kebetulan saat ini berstatus pegawai tugas belajar/mahasiswa), saya santai-santai saja. Dengan laptop yang fully charged, laptop ini mampu bertahan empat jam dengan pemakaian penuh (ujian berlangsung selama tiga jam). Yang lebih menyenangkan lagi, meski digunakan berjam-jam laptop ini tak terlalu panas (kebetulan sebelumnya pernah menggunakan dua buah laptop dengan merk berbeda sehingga bisa membandingkan).  Bisa dibayangkan, hal utama yang dihadapi mahasiswa yakni tugas paper demi paper yang memakan waktu berjam-jam setiap harinya membuat saya amat sering menggunakan laptop, akan terganggu kalau tidak ditunjang dengan laptop dengan kinerja handal.
Prosesor Core i3 cukup untuk penggunaan casual sehari-hari

Daya Tahan Buat Jatuh Cinta

Hal yang paling membuat saya jatuh cinta dengan laptop ini adalah daya tahannya yang mumpuni. Bisa dibilang saya menggunakannya cukup ‘semena-mana’, mulai dari membiarkan adaptor terpasang lebih dari setengah hari, menggunakannya berjam-jam tanpa henti (sepertinya pernah hingga delapan jam), hingga tak mematikan laptop dalam waktu berhari-hari (sleep mode saja) tetapi laptop ini menunjukkan ketangguhannya. Nyaris tak pernah rewel (hang dapat dihitung jari) dan daya tahan baterainya pun patut diacungi jempol. 
Beneran baterai tahan lama, tak mudah panas dan nyala dalam detik

Rasa-rasanya saya seperti punya teman yang setia. Mulai dari berjam-jam menemani mengolah data menggunakan Excel, merangkai kata demi kata untuk menulis blog hingga mengerjakan tugas menggunakan Word, menjelajah internet menggunakan browser, mengedit berbagai gambar untuk berjualan online, hingga menonton film, dia selalu menunjukkan performa yang dapat diandalkan dan cepat. Selain itu, dibawa kemana-mana pun tak terlalu berat (mengingat aktivitas yang mobile), sekitar 2,4 kg dengan desain slim.

Jadi, bisa dibilang, ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku bukanlah hal yang berlebihan. Laptop Asus A45A merupakan notebook terbaik yang pernah saya miliki dan rasanya kalau mau ganti pun, ingin berganti lagi dengan merk Asus saja.

http://www.asus.com/id/







7 comments:

  1. keyboardnya enak banget buat ngetik. aku pernah pinjem sama adekku. hehe. sukses lombanya, mba Monik

    ReplyDelete
  2. Blm pernah pake asus, beda merek ama punya saya hihihihi.
    Good luck dah buat lombanya. Reviewnya detail dan komplit *thumb*

    ReplyDelete
  3. Selain itu semua Asus mempunyai mainboard yang kuat,,, saya beli Asus karna speaknya yang mantap buat maen game.

    ReplyDelete
  4. wah jadi pengen punya Asus juga, dulu sempet naksir sama Asus, sayangnya pas beli di toko laptop, warna yang tersisa tinggal putih saja. sukses buat contest nya..

    ReplyDelete
  5. Banyak teman yg pake ditambah review ini rasanya sudah lebih dari cukup buat alasan ganti ke asus jika laptop yg sekarang sudah berpulang kelak...

    ReplyDelete
  6. Saya juga ikutan lomba blog ini tapi sampai sekarang kok belum ada informasi pemenangnya yah ?

    ReplyDelete