Saturday, September 5, 2015

25 Hal yang (Mungkin) Kamu Sadari di Usia 25

Well, usia 25 terkadang disebut sebagai ‘awal kedewasaan’. Atau seringkali disebut sebagai ‘quarter-life-crisis’. Dikutip dari Wikipedia, The Bloston Globe (sebuah harian di Amerika Serikat) menyatakan bahwa the-quarter-life-crisis terjadi ketika seseorang berusia 20-an setelah memasuki ‘dunia nyata’. Berikut catatan penulis di penghujung usia 25 :

1.         You get more overthinking
Dikutip dari DetikHealth, peneliti di Inggris mengatakan bahwa orang dewasa hanya tertawa sebanyak 7,2 kali dalam sehari sementara anak-anak (terutama pada usia prasekolah) bisa tertawa hingga 350 kali dalam sehari. Banyak hal yang dipikirkan oleh orang dewasa mulai dari penampilan, keuangan, atau bagaimana jika begini bagaimana jika begitu. Jiwa muda identik dengan ‘taking risk’ dan ‘easy going’, tetapi terkadang pikiran demi pikiran semakin kompleks ‘berkeliaran’ di kepala.

2.         The Question of ‘Is It The Job You Really Want?’
Kamu memiliki cita-cita masa kecil yang berbeda dengan pekerjaan yang kamu lakoni sekarang dan kamu bertanya-tanya apakah pekerjaan itu adalah pekerjaan yang kamu inginkan. Apakah pekerjaan itu bisa memuaskan hatimu, tak hanya untuk penghidupanmu saja.

3.         The Question of ‘Is It The Life You Really Want?’
Kamu mengalami titik dalam hidupmu di mana kamu ingin berhenti sejenak, layaknya memencet tombol ‘pause’ dan merefleksikan hal-hal yang terjadi dalam 25 tahun hidupmu. Benarkah kamu ingin menjadi seperti kamu sekarang? Inikah hidup yang benar-benar ingin kamu jalani? Mau dibawa kemana hidupmu, apakah seperti ini?

4.        Kamu menyadari apa passion yang kamu miliki
Kamu menyadari bahwa tidak semua hal bisa kamu lakukan dan tak semua hal harus kamu sukai. Kamu tahu apa yang kamu inginkan dalam hidup, apa yang benar-benar kamu suka dan apa yang ingin kamu lakukan. You know what matters.

5.         Kamu tidak selalu mendapatkan apa yang kamu inginkan
Berapa banyak kegagalan yang kamu hadapi hingga usia 25? Kamu boleh jadi amat menginginkan sesuatu tetapi tidak semua hal bisa kamu dapatkan. Man proposes, God disposes..

6.         What doesn’t kill you makes you stronger
Kamu telah mengalami cobaan yang (menurutmu) ‘berat’ dalam hidupmu. Namun, kamu bisa menghadapinya meski berat kamu lalui. Kamu merasa lebih kuat dan lebih ‘siap’ dalam menghadapi kehidupan.

7.         The fact is we don’t know the fact, yet we don’t know what life brings
Hidup tidak selalu berjalan mulus. Namun ternyata kamu kemudian mendapatkan lebih baik dari yang kamu harapkan. Yes, we never know what life will bring.

8.         Kamu tahu siapa yang layak untuk diperjuangkan
People come and go. Teman dekat saat kuliah bisa jadi orang yang asing bagimu saat ini. Actually, you don’t lose any friends, you just finally find out who your truly friends are.So, appreciate who are willing to stay in your life....

9.         Kamu tahu betapa banyak hal yang tidak kamu tahu
Kamu telah melewati fase pendidikan SD, SMP, SMA, hingga menjadi sarjana (atau bahkan pascasarjana). Semakin kamu belajar, semakin kamu menyadari bahwa banyak hal yang tidak kamu tahu dan sedikit sekali yang kamu ketahui. Dan kamu menyadari bahwa kehidupan adalah guru paling baik.

10.     You aren’t afraid of ‘expressing yourself’
Beginilah kamu, dengan kelebihan dan kekuranganmu. Kamu tak takut berpendapat atau mengekspresikan dirimu melalui gaya berbusana misalnya. Kamu tak takut menjadi diri sendiri, sesuatu yang tidak kamu lakukan di usia lebih muda yang mana (terkadang) kamu masih ikut-ikutan lingkungan sekitar.

11.     Kamu tidak harus menyenangkan semua orang
Kamu tahu bahwa kamu tidak bisa menyenangkan semua orang atau terkadang kamu mungkin mengecewakan mereka. But it’s okay.

12.     Perkataan orang tidak akan ada habisnya
Kamu tahu bahwa akan selalu ada orang yang berkomentar tentang hidupmu. Bahkan diammu saja akan dikomentarin. Di usia 25, kamu menyadari mana omongan orang yang layak untuk didengarkan dan mana yang sebaiknya diabaikan.

13.     It’s okay to be not okay
Terkadang kamu mengalami ‘bad day’ atau kamu merasa ‘bad about yourself’. Kamu melakukan kesalahan dan kamu menyesalinya.Still,  life goes on. It’s okay to be not okay as long as you promise yourself to be better next time.

14.     Kamu memikirkan hal yang seharusnya kamu lakukan
        Kamu menyadari terkadang kamu melewatkan usiamu untuk melakukan hal-hal yang tidak penting atau bahkan kamu terkadang melewatkan hal penting.

15.     Family comes first
People come and go, tetapi akan selalu ada orang-orang yang menerimamu dengan hangat dan tangan terbuka. Family comes first.

16.     Kamu tahu bagaimana uang bisa membahagiakanmu
Uang bukan segalanya tetapi segalanya memerlukan uang bukan? Di usia 25, kamu semakin bijak menggunakan uangmu untuk membahagiakanmu dengan memprioritaskan uangmu untuk hal-hal yang penting. 

17.     More calm and emotionally stable
Kamu tidak mudah terpengaruh, tetap tenang dan mampu mengendalikan emosimu. Yes, you are growing mature.

18.     Kamu bertanya-tanya, what’s wrong?
Terkadang kamu bertanya-tanya apakah penampilanmu salah, apakah perkataanmu yang barusan kamu ucapkan menyinggung lawan bicaramu, apakah kamu salah mengambil langkah... Kamu bertanya-tanya adakah yang salah.

19.     Tidak semua hal harus dikatakan
Kamu lebih bisa mengontrol apa yang hendak kamu ucapkan dan kamu menyadari tidak semua hal yang ingin kamu katakan harus kamu katakan. Semisal, kamu bertemu seorang teman dan dia nampak ‘bermasalah’. Kamu tidak langsung bertanya ada apa tetapi kamu menunggu. Jika ia ingin bercerita, tentu ia akan bercerita tanpa ditanya. Jika tidak, kamu menghormati privasinya.

20.     Explore more, get out of your comfort zone
Di usia 25, bisa jadi kamu telah membentuk zona nyamanmu. Namun, kamu tahu kamu bisa dari kamu yang sekarang, bukan? Perluas koneksi, pertajam kemampuanmu. Kamu di usia yang ‘matang’.

21.     Enjoy every little thing you have
Kamu menikmati sarapan pagimu, kamu menikmati film yang kamu tonton, atau kamu menikmati buku yang kamu baca. Every little thing may bring happiness to you

22.     You are planning your life
Kamu menata hidupmu. Merencanakan dengan siapa kamu ingin menghabiskan hidup, merencanakan di mana kamu ingin menetap dan banyak rencana yang kamu susun. 

23.     Happiness is a choice
         Hidup tidak selalu berjalan sesuai apa yang kamu inginkan, ada hal-hal yang membuatmu kecewa atau marah. But yeah, happiness is a choice. Ini bukan tentang apa yang terjadi tetapi bagaimana kamu menyikapinya bukan?

24.   You love and respect yourself  
         Akan ada orang-orang yang membuatmu kecil hati, akan ada perkataan orang yang menjatuhkanmu, akan ada hal-hal yang mungkin membuatmu kecewa dengan dirimu. But you know, you love and respect yourself , right?

25.   There are a lot more to thank for
         Jika menuruti keinginan, tentu kamu belum bisa mendapatkan semua yang kamu inginkan di usia 25 dan akan ada saja hal yang kamu anggap kurang. Namun, kamu menyadari bahwa lebih banyak hal yang seharusnya kamu syukuri daripada keluhkan. Kamu hidup, kamu memiliki iman, kamu memiliki panca indera lengkap dan diberikan anugerah kesehatan, kamu memiliki keluarga yang menyayangimu, kamu memiliki pekerjaan, dan hal-hal lainnya yang tak akan habis kamu syukuri.

Mark Twain mengatakan, “Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn’t do than by the ones you did do”. Apakah kamu setuju? Jadi, di usia 25 apa saja yang kamu rasakan?

---

Catatan di penghujung usia 25, sebagian berdasarkan obrolan dengan Alfiah Kusumaningrum dan Octivia Rian Fatmawati

16 comments:

  1. saya masih coming soon mbak, tapi sepertinya yang ditulis disini benar. Hikssss....gak terasa ya umur kita sudah mendekati 1/4 abad umurnya -,-

    ReplyDelete
  2. Kok ke cuppa coffe sama fifi dan mbak octi doang mon? gw kok ga diajak? pdhl kan gw yg mo 25 -_-"

    *ngambek*

    ReplyDelete
  3. Kyaaa! Udah 9 tahun yang lalu. Nice post, Mbak ... Salam kenal ya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahihihi.. salam kenal mba.. Makasi udah berkunjung ^^

      Delete
  4. Number one sumber masalah banggeet Mon, thankyou for sharing meski udah lewat setahun buatku, haha

    ReplyDelete
  5. Aiihh... beberapa bulan lagi saya juga masuk usia itu... grogi grogi gimanaaa gituu...

    ReplyDelete
  6. haaai first visit ya Monika, salam kenal ^^

    ReplyDelete
  7. 25 is my age.... last year hahaha.
    in my 25 i got a present that upside downed my lifestyle, changed my priorities, and gave a new perspective in most things in life :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aih Achi keren.. Kangen sm Anyu yg unyu :*

      Delete
    2. hihi kerenan juga momon. hayuk kelas donat kapan ada acara bareng lagi? anyu pengen ikutan :3

      Delete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete