Wednesday, January 20, 2016

Cara Mudah Membuat E-Book Menggunakan Canva

Cara Mudah Membuat E-Book. Mungkin sudah banyak yang tahu mengenai Canva, salah satu situs  desain grafis daring. Ya, saya sudah mengenal Canva lebih  dari setahun yang lalu ketika mengikuti sebuah seminar dan si pemateri, salah seorang pengusaha cukup terkenal, mengatakan bahwa Canva merupakan andalannya dalam membuat desain. Orang yang tak bisa membuat desain bisa menghasilkan desain. Bagaimana caranya?


Sekilas tentang Canva
Canva merupakan sebuah situs yang menawarkan akses gratis dan berbayar ke berbagai macam alat dan pilihan desain. Jangan khawatir, untuk akses gratis saja pilihannya sudah teramat banyak. Singkatnya, jika kita ingin membuat desain biasanya menggunakan software seperti CorelDraw, Adobe Ilustrator, Inkscape, dsb. Nah, Canva telah menyediakan ‘kemampuan grafis’ untuk orang yang ‘tak bisa atau tak mahir mendesain’ dengan menyediakan berbagai template mulai dari 1) tata letak (layout), 2) elemen seperti ikon, foto, garis, ilustrasi, dsb, 3) teks dengan berbagai font, dan 4) latar belakang. Pendek kata, ‘bahan’ sudah disajikan dan pengguna tinggal mengkreasikannya. 

Serunya, pada laman beranda telah disediakan berbagai pilihan dimensi desain yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Desain apa yang hendak dibuatnya? Apakah postingan media sosial, dokumen, bahan pemasaran, header media sosial dan email, events, ads, atau blogging and e-books? Pemilihan ‘keperluan’ itu merupakan hal pertama yang dilakukan sebelum membuat desain.

Cara Membuat E-Book Menggunakan Canva
Berbicara tentang e-book, pada dasarnya kita berbicara tentang sebuah buku, dalam hal ini tentang desainnya. Bagaimana agar buku tersebut membuat nyaman orang yang membacanya, tata letak seperti apa sehingga tampak rapi dan indah dipandang, peletakan huruf maupun elemen sehingga komposisinya pas, dan sebagainya. Karena saya bukan ahli tentang bagaimana layout yang bagus, saya menyarankan sebelum membuat layout untuk e-book, kita gooling dulu tentang ‘layout design tips’, ‘great layout design’, ‘layout design for books’, dan kata kunci lain sejenis untuk mendapatkan tips dan contoh tentang desain tata letak buku yang baik dan indah. Fokus dalam postingan kali ini adalah ‘membuat e-book dengan menggunakan Canva’ untuk orang yang tak bisa desain sekalipun.

Pertama, daftar (sign up) terlebih dahulu untuk menggunakan Canva. Kedua, ketika masuk ke laman beranda Canva, pilih platform desain yang dikehendaki dalam hal ini e-book. Pada bagian ‘create a design’ klik ‘more’ dan cari bagian ‘blogging dan e-books’. Ada beberapa pilihan dalam di bagian tersebut, klik ‘ebook’. Dengan Canva, kita tak perlu menyesuaikan ukuran, sudah ada standarnya secara otomatis.
Klik 'more'





Ketiga, pilih layout yang disuka. Terdapat banyak template yang siap digunakan. Sesuaikan template yang cocok dengan halaman cover dan halaman isi. Untuk cover tentu yang tidak berisikan paragraf. 
Untuk cover

Untuk halaman isi

Nah, sesudah itu kita siap berkreasi, mengolah bahan yang ada dan membuat desain baru. Kita bisa mengganti latar belakang dengan klik ‘background’, bisa diganti dengan warna atau background yang sudah disediakan Canva. Saya menyarankan pilih yang ‘free’ (di bawah gambar ada tulisannya : ‘free’ atau lambang ‘$’). Kita tetap bisa mengunduh gambar atau template berbayar di pilihan download dengan klik ‘download a watermarked draft’, tetapi terdapat watermark bertuliskan Canva. Kita juga mengunggah gambar sendiri untuk menjadi latar belakang pada pilihan ‘uploads’ klik ‘upload your own images’. Unggah gambar yang berorientasi ‘portrait’ ya untuk menjadi background.
Mengganti latar belakang


Selanjutnya, setelah selesai dengan background, kita tinggal berkreasi dengan elements  dan teks.

Terdapat sembilan unsur elemen tetap pada Canva :
Memilih elemen
1)        Grids : merupakan kotak-kotak berisi kumpulan gambar
2)        Frames : beraneka bentuk dan kreasi bingkai untuk foto
3)        Shapes : bentuk-bentuk dasar seperti kotak, segitiga, lingkaran, dsb
4)        Lines : berbagai garis dan kombinasinya
5)        Illustrations : seperti ‘stiker jadi’ yang tinggal dilekatkan di desain kita
6)        Icons : berbagai lambang, bentuk sederhana dari illustrations
7)        Photos : kumpulan foto koleksi Canva yang siap dipakai
8)        Charts : diagram dan beraneka rupa kreasinya
9)        I love Canva : rupa-rupa tulisan ‘Canva’

Satu hal yang penting : elemen di Canva itu adjustable sekali. Misal ada ilustrasi buku, warnanya bisa kita ubah sesuka kita. Selanjutnya, kita tinggal melekatkan apa yang ada untuk membentuk suatu desain baru di halaman e-book. Bisa mencari satu persatu dengan scrolling atau menggunakan bantuan fitur ‘search’ dalam mencari kata kunci yang sesuai.

Langkah selanjutnya adalah copy paste konten dari Microsoft Word ke Canva. Sesuaikan konten dengan halaman e-book. Klik 'teks' untuk menambah teks baru. 

Berikut kreasi saya :


Kunci dalam membuat layout e-book menurut saya adalah memadukan ilustrasi/gambar yang pas dengan konten, tipografi atau penggunaan dan peletakan huruf, serta kreasi warna dan bentuk.

Tips membuat e-book secara umum dan secara khusus menggunakan Canva :
1)        Ada beberapa font yang sudah teruji untuk digunakan untuk teks buku semisal Roboto, Montserrat, Lato. Saran saya gunakan font tersebut. Ukuran untuk teks baca biasanya 8 atau 9 pt.
2)        Paragraf panjang saja akan membosankan. Gunakan gambar atau ilustrasi di sela-sela paragraf. Bisa juga dengan membuat quote dari kalimat yang dirasa menarik menggunakan font yang  eye-catching dan berbeda dari font teks.
3)        Untuk gambar, bisa menggunakan gambar yang ada pada koleksi Canva (jangan lupa cari yang gratis biar tak ada watermark) atau menggunakan gambar-gambar berkualitas tinggi nan gratis dari situs unsplash.com, pexels.com atau situs penyedia gambar gratis lainnya.
4)        Jangan lupa di bagian atas beri judul rubrik dan bagian bawah untuk halaman.
5)        Untuk berpindah dari satu halaman ke halaman lain, gunakan ‘add page
6)        Pecahkan satu e-book menjadi beberapa file. Fyi, desain yang kita buat di Canva bisa diunduh dalam bentuk image atau PDF. Nah, untuk satu target e-book pecah menjadi beberapa file PDF. Gunanya adalah untuk menghindari loading yang berat. Nanti, beberapa file PDF dapat digabungkan. Menggabungkan file PDF secara daring bisa menggunakan situs smallpdf.com dan pilih ‘merge file’.
7)    Canva berbasis web yang terperbaharui secara otomatis alias sensitif terhadap perubahan. Baiknya jaga-jaga setiap berapa halaman untuk menghindari perubahan yang tak diinginkan. File yang kita buat masih ada di akun kita selama belum dihapus.  

Nah, gampang bukan membuat e-book menggunakan Canva? Saya pernah melihat tim layouter waktu jadi pimred majalah BEM kampus dulu dan menyerah melihat mereka menggunakan Adobe Illustrator atau Corel Draw (maklum saya sama sekali tak jago desain). But Canva saves me a lot!

Silahkan jika ada yang berkenan menambahkan tips membuat e-book. Saya bukan seorang yang ahli hal desain tetapi tak ada salahnya berbagi pengalaman bukan?

Ohya, kemarin ketika membuat giveaway, saya berjanji untuk membuat e-book dan mengharapkannya selesai satu bulan setelah pengumuman pemenang. Nyatanya, sampai sekarang belum jadi. Saya mohon maaf. Desain bukan bidang saya dan melakukan sesuatu yang bukan bidangmu membutuhkan waktu yang lebih lama. I’m working on it and i will let you know when i’ve finished. Hope it will be done before February ends.

Semangat belajar!

29 comments:

  1. Keren ya jadinya. Tapi butuh kesabaran dan makan waktu lama kayaknya kalo harus desain satu" :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba... bikin layout memang memerlukan kesabaran hehe

      Delete
  2. Replies
    1. Cobain mba.. seru banget ngutak ngatik Canva hehe

      Delete
  3. hmm,, boleh juga nih mba.. aq blom explore ttg canva ni

    ReplyDelete
  4. Menggunakan Canva rasanya lebih praktis ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas Azzet praktis banget untuk kebutuhan desain ^^

      Delete
  5. kepikiran untuk bikin header blog pakai canva nih mbak. bisa nggak ya? diwatermark nggak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget mba... Pakai 'use custom dimensions' aja biar bs disesuain ukurannya. Klo pake gambar yang gratis ngga ada watermark nya ^^

      Delete
  6. Sepertinya mudah ya? Suamiku biasa share tulisan jg, mungkin ini bisa jadi alternatif buat bikin ebooknya TFS mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba.. monggo dicobain.. mudah digunakan dan hasilnya bs bagus ^^

      Delete
  7. Wah, aku belum pernah buka carva, moga dengan ini lebih bernai bermain di carva ya

    ReplyDelete
  8. wah, hasilnya keren ya, mon. ntar kapan2 dicoba. :)

    ReplyDelete
  9. Postingannya bermanfaat banget! Terima kasih banyak infonya! Hana baru tahu soal canva ini!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah jika bermanfaat.. Ayo cobain mba Hana ^^

      Delete
  10. Wah terima kasih infonya mbak. Sangat bermanfaat banget. Pasti akan di coba. Keereeeeeeeen banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah jika bermanfaat.. Sip2 cobain mba.. seru ^^

      Delete
  11. Sudah lama saya cari tutorialnya eh sudah ada di sini. Ahaaii. Terima kasih

    ReplyDelete
  12. canva lucu juga ya mons baru nyoba

    ReplyDelete
  13. Wah baru tahu .... Hasilnya pun cantik. Aku biasanya cuma via word.

    ReplyDelete
  14. Ini harus online smw ya mon. Corel draw dan photosop bisa andalan karena offline, atau yang agak gampang bisa pake publisher (bawaan kalo nginstal microsoft office).

    ReplyDelete
  15. terimakasih bos tentang infonya dan semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  16. mantap bro infonya dan salam kenal

    ReplyDelete
  17. makasih gan buat infonya dan salam sukses

    ReplyDelete