Thursday, April 7, 2016

Lima Hal yang Bisa Dipelajari dari Travel Blogger


Kerjanya jalan-jalan dan dibayar. Begitu mungkin pandangan sebagian orang tentang seorang travel blogger, sebuah profesi yang semakin menjamur seiring dengan semakin populernya dunia traveling. Lalu, apa saja sih yang bisa dipelajari dari seorang travel blogger?
  
1.        Konsistensi
Bagaimana tidak konsisten jika telah menahbiskan diri sebagai seorang travel blogger? Berani mengambil niche tertentu artinya akan konsisten menulis dalam satu tema. Pembaca tentu mengharapkan cerita-cerita perjalanan menarik yang diperbaharui secara berkala. Berbeda halnya dengan blog gado-gado yang mana semua hal bisa saja dituliskan, menulis travel blog membutuhkan konsistensi lebih.

2.        Keahlian Fotografi
Menulis perjalanan tanpa menyertakan foto tentu bagaikan sayur tanpa garam yang hambar. Tak heran jika para travel blogger rata-rata memiliki kemampuan fotografi yang mumpuni. Foto tak hanya berfungsi sebagai sebuah dokumentasi, tetapi juga memperkuat kisah perjalanan yang disajikan.

3.        Keahlian Videografi
Ya, tak hanya memanjakan pembaca dengan foto ciamik, travel blogger juga kerap menyajikan video-video perjalanan untuk memberikan efek visual lebih. Belajar videografi dari travel blogger oke juga lho.

4.        Kemampuan Komunikasi yang Jago
Bagaimana tidak jago komunikasi jika traveling memberikan kesempatan bertemu banyak orang dengan beragam latar belakang. Kemampuan komunikasi amat membantu ketika berinteraksi dengan masyarakat lokal dan juga ‘mengorek’ informasi yang mungkin tak serta merta bisa diperoleh dari apa yang terlihat saja.

5.        Kemampuan Memaksimalkan Panca Indera
Agustinus Wibowo, salah seorang travel blogger terkemuka Indonesia, pernah mengatakan dalam sebuah workshop bahwa seorang travel writer harus memiliki kemampuan untuk memaksimalkan panca indera. Bukan hanya menuliskan apa yang dilihat oleh mata atau apa yang didengar oleh telinga, panca indera lain dapat digunakan untuk mempertajam tulisan. Misal deskripsi dari rasa lelah setelah mendaki gunung yang tinggi atau deskripsi hembusan angin sepoi-sepoi yang terasa di kulit.

Salah satu bidikan Danan Wahyu
Salah satu travel blogger yang bisa diintip ilmunya terkait lima hal di atas adalah Danan Wahyu. Konsistensinya dalam menuliskan cerita perjalanan patut diacungi jempol. Setidaknya terdapat sepuluh tulisan perjalanan baru yang dibagikan di www.dananwahyu.com setiap bulannya. Mulai dari perjalanan menjelajahi bumi Nusantara hingga ke luar negeri seperti Singapura atau Nepal dituliskannya dengan renyah. Ia juga melengkapi tulisannya dengan foto dan video yang ‘bercerita’. Selain itu, laki-laki yang berdomisili di Batam ini tak segan-segan membagikan ilmu fotografi yang dimilikinya di blog. Tak heran jika ia telah berulang kali memenangkan berbagai lomba dan menjadi partner berbagai media.
Jadi, bagaimana? Tertarik belajar dari mas Danan?

14 comments:

  1. Kalau baca blognya traveler selain disuguhi foto dan video yang kece, story behindnya suka bikin amaze. Kadang bisa menangis terharu dibuatnya menyimak keajaiban alam, kebesaran Tuhan atau insight lainnya. Apalagi kalau travelingnya bertema ziarah, huaaa bisa mewek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener banget teh... Travel blogger yg keren bs membawa pembacanya seolah2 melakukan perjalanan langsung :D

      Delete
  2. keahlian video sama ngambil foto emang penting banget.. yang bukan travel blogger juga harus belajar itu biar makin kece

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul mba.. Buat nunjang blogging *aduh blm pernah bikin video

      Delete
  3. tetap, no satu yang paling sulit huhuhu

    ReplyDelete
  4. travel blogger juga kadang butuh modal lebih: modal travelling. kalo ga travelling, gimana mau update blog? hehehe *logika ngaco*

    ReplyDelete
  5. Senang banget dengan blognya traveler, pasti kece banget fotonya

    ReplyDelete
  6. Makin kesini blogger makin serba bisa ya, dr nulis, fotografi, editing gambar dan sekarang video :D

    ReplyDelete
  7. Travel blog butuh modal materi yang menunjang untuk aktivitas travellingnya

    ReplyDelete
  8. awalnya memang butuh materi tapi materi nggak harus besar. krn awalnya aku trip juga minim buget dari numpang komunitas backacper daerah sampai akhirnya cari gratisan dari lomba.

    mulai belajar fotografi juga dari kamera saku bekas sampai akhirnya beli dslr. ya nikmatin saja semua prosesnya, dan kadang mikir kenapa ya aku sampai di titik ini. jatuh cinta dengan videography dan fotografi , terkadang melakukan yang mungkin di bilang aneh dengan orang.

    mau aja review hotel pake video gratisan padahal mustinya dibayar mahal. ah saya ngga matre hanya melakoni hobi dengan hati. kalo ada rejekinya dari situ sukuri saja

    ReplyDelete
  9. Wah bisa belajar banyak hal.. salut sama mas Danan ini...

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. wah keren banget, jadi pingin tapi kayaknya butuh skill yang menunjang 5 hal tersebut

    ReplyDelete