Wednesday, July 19, 2017

Jalan-Jalan Lebih Hemat ke Nusa Penida

Seberapa sering kamu berlibur dalam satu tahun? Kalau saya sendiri minimal 3-4 kali. Perjalanan yang agak jauh alias membutuhkan transportasi pesawat diagendakan dua kali dalam setahun, sisanya jalan-jalan yang dekat saja seperti Bandung, Bogor, dan sekitar Jawa Barat. Kenapa? Karena, menurut saya, jalan-jalan itu sangat penting untuk kesehatan mental. Susah payah cari uang hingga malam di Jakarta, taking a holiday is such giving yourself a treat, is not it?

Rasa-rasanya, teman-teman nge-trip saya terbagi menjadi dua ‘kubu’ : anak gunung atau pantai. Umumnya, penggemar gunung adalah sosok yang ‘introvert’, menyukai ketenangan dan kesunyian ketika berada di area gunung. Pernah saya bertanya ke beberapa teman pecinta gunung : apa enaknya naik gunung? Terus kalau sudah sampai ke puncak mau apa? Di puncak juga nggak ada apa-apa (kebetulan saya sudah dua kali naik gunung sampai puncak). Teman saya menjawab bahwa naik gunung adalah menikmati prosesnya. Menaklukkan diri sendiri.  Well said.

Kalau saya pribadi, sebagai sosok yang ekstrovert, saya lebih menyukai jalan-jalan ke pantai. Pantai, selain menawarkan keindahan pemandangan sekaligus keseruan bermain air, juga menawarkan kesempatan bertemu banyak orang. I love being around many people. Haha.

Pantai paling indah yang pernah saya kunjungi adalah Pantai Banyutibo di Pacitan. Saya pernah menuliskannya di sini. Selain itu, Pantai Pink di Pulau Komodo juga pantai yang cantik bukan main. Sayang, berlibur ke wilayah timur Indonesia menguras biaya yang lumayan. Hehe.

Jadi, salah satu destinasi favorit saya adalah Pulau Bali. Kenapa? Pertama, kecantikan Bali itu seakan tiada habisnya. Selain menawarkan pantai cantik yang teramat banyak, budaya dan eksotisme Bali itu indah. Kedua, tiket pesawat ke Bali bisa dibilang tak terlalu mahal.

Nah, jika demikian, siapa yang tak terpukau dengan pesona Pulau Dewata? Walau sudah mengunjunginya empat kali, rasa-rasanya ingin berkunjung ke sana lagi dan lagi. Nah, pas banget saya lagi suntuk-suntuknya dengan kerjaan dan menyambut bulan Agustus yang terjadwal bakalan hectic. So, I plan to take short escape with two bestfriends of mine. Kami ingin jalan-jalan ke Nusa Penida, salah satu pulau kecil nan cantik di bagian tenggara Pulau Bali. Yuhu! Nggak sabar rasanya untuk memuaskan dahaga vitamin sea dengan keindahan pantai. Selain itu, saya penasaran banget dengan Angel Billabong di Nusa Penida yang kelihatan cantik banget di foto. Saya juga ingin ke desa adat Panglipuran dan menikmati hari dengan bersepeda santai di Ubud.

Googling gambar Angel Billabong

Tuesday, June 13, 2017

Long Cardigan Muslimah Untuk Penampilan yang Syari Tapi ‘Nggak Biasa’

Pengen syari tapi tetap stylish? Menurut saya bisa banget. Buat saya yang (berusaha) mengenakan jilbab yang minimal menutup dada, pilihan style tentu nggak mungkin seperti kalung atau pernak-pernik yang mengutak-atik jilbab sedada itu. Mutlak. Belum lagi, sekitar 90% baju yang saya gunakan sehari-hari adalah gamis. Nah, pilihan variasi busana Muslimah yang hampir setiap hari saya gunakan adalah long cardigan muslimah. Kalau udah padu padan gamis dengan long cardigan, aman deh, nggak usah mikirin gaya ‘aneh-aneh’. Hehe
Yes, entah gamis polos atau bermotif, long cardigan selalu bisa bikin penampilan ‘nggak biasa’. Kalau gamisnya polos, long cardigan merupakan kombinasi biar penampilan nggak ngebosenin. Tinggal padu padan dengan long cardigan yang polos juga atau bermotif. Nah, kalau lagi pengen pakai gamis dengan motif yang semarak, long cardigan polos adalah salah satu tips berbusana biar penampilan nggak kelihatan ‘keramaian’.
Nah, berikut tips mengenakan long cardigan menurut saya :
1.         Pilih warna-warna basic 
Warna long cardigan yang minimal kudu ada di lemari menurut saya tiga warna dasar : hitam, coklat dan abu-abu. Kalau saya sih plus pink hihi. Tiga warna dasar itu bisa masuk ke apapun warna gamis kita.

2.         Pilih bahan yang nggak terlalu tebal dan nggak panas
Karena fungsinya sebagai outerwear atau luaran saja, bahan long cardigan nggak perlu yang tebal. Bahan luaran favorit saya crepe : nggak tebal, kelihatan bagus dipakainya, dan nggak gampang kusut.

3.        Pilih bahan ceruti atau brokat buat penampilan yang terkesan ‘mewah’
Mau kondangan tapi bingung pakai baju apa? Gampang. Tinggal mix match gamis polos dengan long cardigan berbahan ceruti atau brokat untuk memberikan kesan ‘mewah’.

4.        Long cardigan sekaligus penghangat badan, kenapa enggak?
Yes, long cardigan nggak hanya berfungsi sebagai pelengkap berbusana saja, tetapi juga sekaligus penghangat badan. Pilih bahan rajut atau kashmir yang bisa menemani di kala dingin.

Saturday, June 10, 2017

Find Your Ikigai, Find The Reason You Wake Up Everyday


What make you get up early? What make you enthusiastic about today? The Japanese have long defined about a concept of living with purpose called ‘Ikigai’ which means the reason to get up in the morning1. When someone has such a purpose and meaning of facing the daily life, he has such an Ikigai. The term ikigai is composed of two Japanese words : ‘iki’ refers to ‘life’, while ‘kai’ refers to ‘realisation of what one expects and hopes for’2. Ikigai is believed as the Japanese secret to a long and happy life. Moreover, the Japanese also believes that everyone has ikigai within himself. Hence, you must have it, all you need to do is revealing what might be hidden. You might undergo such a self-discovery.
Pic source : https://en.wikipedia.org/wiki/Ikigai
According to the Japanese, there are four primary interrelated elements : things that you love (passion), things the world needs (mission), things that you are good at (vocation), and things that you can be paid for (profession). If you lack in one element, you can’t maximize your life’s potency.
So, how to find your Ikigai?
1.         Seek within self what really matter
You are the captain of your life. But sometimes, you live on ‘autopilot’, the state which you are living life like being a zombie : distracted, partially aware, and missing the moment.  The situation which may be seen as ‘routinity’. To create your ikigai, take time to contemplate about what really matter for you and what values you are holding on tightly in life. A way to seek within self is asking. Keep asking your self. What is your job? Why do you work? Do you feel good on it? Will it make difference for other people? Dig a little deeper and deeper. Keep asking until you find what really drive you.
2.         Know what you can do to others
Never been anything better than the feeling that we can help those in need, you can start from asking yourself : what good deeds you are able to do today. Make an attempt to be the reason that someone be uplifted. Be more altruistic toward others.
3.         Count your blessings, appreciate any achievement
Everyone is special and so are you. No matter how small an achievement is, it can be a clue about what you are good at and what you like to do. Try to remember any achievement or acknowledgement that you acquire during your life so far.

Tuesday, May 16, 2017

Perhatikan Hal Ini Saat Mencuci Hijab Baru Anda


Hijab merupakan hal yang wajib dikenakan bagi muslimah jika sedang bepergian keluar rumah. Karena pentingnya hijab bagi muslimah, maka perawatan hijab pun harus diperhatikan pula, bukan? Hijab yang dirawat dengan baik akan bertahan lama saat pemakaiannya. Lantas, bagaimana perawatan hijab yang benar? Nah, sebaiknya perhatikan hal ini yuk saat mencuci hijab kesayanganmu :

1.              Jangan Gunakan Mesin Cuci
Aneh memang, tapi ini sangat berpengaruh. Mesin cuci dapat merusak serat-serat kain hijab yang mana jika dibiarkan terus-menerus akan membuat hijab Anda menjadi lebih mudah rusak. Sebenarnya, ini bukan hanya berpengaruh pada hijab saja. Masalah ini juga berpengaruh terhadap seluruh pakaian. Terlebih lagi, tidak selamanya mesin cuci dapat menghilangkan noda lebih baik daripada pencucian secara manual menggunakan tangan.

2.              Jangan Sikat Keseluruhan
Jangan menyikat seluruh permukaan hijab baru Anda. Sikatlah pada bagian yang terdapat noda saja. Sisanya, kucek saja menggunakan tangan. Pasalnya, bila menyikat keseluruhan hijab, bahan atau kain hijab dapat rusak dan hijabpun terlihat tak menarik lagi. Tentu Anda tidak mau, bukan?

Friday, March 31, 2017

3 Wisata Malam Makassar yang Wajib Kamu Kunjungi

Buat kamu yang ingin mencari tempat liburan selain Bali, Makassar mungkin bisa menjadi alternatif yang akan memberikanmu pengalaman lebih seru. Ibukota provinsi ini memang berbeda dari kota-kota lain di Nusantara.

Ada banyak peninggalan sejarah yang bisa kamu temui di kota ini, terutama peninggalan kerajaan Gowa Tallo yang melegenda. Ada juga makam Pangeran Diponegoro dan raja-raja Tallo di daerah sekitar Makassar. Selain itu, jangan lewatkan Benteng Fort Rotterdam yang dibangun pada abad ke-17 dan masih berdiri kokoh hingga kini, memberikan petunjuk bahwa Makassar merupakan kota penting sejak ratusan tahun yang lalu.

Saat ini, begitu banyak tempat wisata menawarkan berbagai hiburan. Mulai dari wisata alam yang memanjakan mata, wisata budaya yang menambah wawasan, wisata religi yang membuatmu lebih mensyukuri hidup, hingga wisata kuliner yang akan memanjakan lidah.

Ngomong-ngomong, tahukah kamu kalau Makassar juga memiliki wisata malam yang tidak hanya menarik tetapi juga romantis? Bukan wisata yang negatif ya, karena wisata malam di Makassar ini cocok dikunjungi remaja sampai keluarga. Yuk, kita obrolin tiga wisata malam di Kota Makassar yang harus kamu kunjungi.

1. Pantai Losari Makassar
Pantai yang dijuluki pantai meja panjang ini termasuk pantai yang asyik buat berwisata malam. Dulu, para pengunjung dapat menikmati aneka hidangan di warung makan yang berjejer di Pantai Losari dengan meja tersambung sepanjang 1 km. Namun, saat ini oleh pemerintah Makassar, warung makan ini digantikan oleh anjungan dan diberi nama sesuai dengan nama suku khas Sulawesi—Bugis, Makassar, Toraja, dan juga Mandar. Setiap anjungan juga memiliki berbagai macam patung yang unik dan juga mewakili nama suku tersebut.

Pantai yang menawarkan keindahan memesona ini saat malam hari berubah menjadi tempat untuk menikmati hidangan laut yang ditawarkan warung-warung di anjungan. Satu lagi alasan kenapa Pantai Losari enak buat nongkrong di malam hari adalah fasilitas hotspot gratis.

Untuk menikmati wisata sempurna, datanglah pada sore hari untuk menyaksikan matahari terbenam yang spektakuler. Lalu, nikmati seafood yang lezat. Jangan lupa memakai pakaian hangat ya, karena udara malam di pantai bisa membuatmu dingin.
                Pantai Losari Makassar (Sumber : indonesianholic.com)

2. Societeit De Harmonie Makassar
Tempat yang juga dikenal sebagai Gedung Kesenian Kota Makassar ini merupakan tempat berkumpulnya para seniman, aktivis seni budaya, dan juga penikmat seni. Kamu bisa menghabiskan malam kamu dengan menikmati beragam pagelaran seni dan budaya kota Makassar dan bahkan menonton pemutaran film indie buatan anak muda Makassar.

Jangan khawatir jika lapar melanda saat malam hari, karena pada bagian depan gedung kesenian Kota Makassar ini ada berbagai macam warung kaki lima yang siap melayani kamu. Mulai dari minuman hangat, nasi kuning sampai mi siram dijajakan di sini. Kamu juga bisa nongkrong dengan para seniman di depan Societeit De Harmonie.

Saturday, March 18, 2017

7 Tips Traveling Bareng Balita



7 Tips Traveling Bareng Balita. Traveling bareng balita? Kenapa engga? Beberapa waktu lalu, saya dan dua orang sahabat melakukan trip bareng ke Batu-Malang dan Pulau Lombok. Yang istimewa, (tentu saja) dua sahabat saya bersama istri dan anak mereka. Sahabat yang satu, Zuman, dengan istri yang saat itu sedang mengandung enam bulan dan putra mereka yang waktu kami jalan kemarin berusia tiga tahun kurang dua bulan. Sahabat kedua, Rahmad, dengan istri dan putri mereka yang waktu kami jalan kemarin berusia tujuh bulan. Kami memang bertekad untuk mengagendakan traveling bareng setiap tahunnya. Bisa dibayangkan kan gimana serunya?

Sempat ada yang berkomentar (selain ngomentarin saya yang masih sorangan tentunya) bahwa traveling dengan balita, apalagi bayi itu ribet, dan sebagainya. Kalau menurut saya sih, selama dipersiapkan dengan matang dan dibawa senang, insya Allah seru dan menyenangkan. Enam hari liburan kami merupakan salah satu perjalanan yang paling berkesan bagi saya yang cukup sering traveling. Maklum, baru pertama ini traveling dengan balita dan ibu hamil. 

Nah, ini tips-tips traveling dengan balita versi saya :
1.    Pilih destinasi liburan yang ramah buat balita
Karena rombongan kami merupakan keluarga dengan anak kecil, kami cenderung memilih destinasi wisata keluarga yang sebisa mungkin nggak melelahkan dan kira-kira bisa bikin anak kecil happy (selain orang dewasanya yang happy, tentu saja). Mulai dari museum angkut di Batu, Batu Park Zoo, hingga berbagai pantai cantik di Lombok.

2.    Sewa alat transportasi yang nyaman
Karena traveling dengan anak-anak, tentu nggak bisa liburan gaya backpacker yang seringkali meminimkan biaya transportasi, misal dengan ‘ngeteng’ angkutan. Kami menyewa Avanza dan Innova selama perjalanan. Selain itu, ketika menyeberang menuju Gili Trawangan, kami menyewa kapal yang besar yang lebih stabil untuk perjalanan. 

3.    Bawa ricecooker buat bayi yang masih MPASI
Ketika kami traveling, si cantik Nasywa masih berusia tujuh bulan kurang beberapa hari, artinya dia sedang mengalami tahap awal membutuhkan Makanan Penunjang Air Susu Ibu (MPASI). Saya dengan suka rela membawakan rice cooker kecil agar Nasywa terpenuhi kebutuhannya. Mulai untuk mengukus umbi sebelum dilumerkan, hingga membuat nasi tim super lembut.

4.    Sadari bahwa anak-anak pasti rewel. Sabar
Ya, namanya juga anak-anak, di dalam suatu perjalanan pula, wajar banget kalau pasti ada rewelnya.  Hal tersebut harus disadari baik-baik. Jadi, ya dibuat enjoy aja kalau anak sedang rewel. Kalau Fadhil, bocah menggemaskan berumur tiga tahun kurang beberapa bulan, mulai ‘merajuk’ hingga menangis, ditenangkan dulu dan ditunggu hingga reda tangisannya. Perjalanan akan ‘terganggu’ beberapa saat dan terulang beberapa kali, tapi sabar-sabar saja. Dibuat enjoy saja.
Fadhil mau maen air dulu ya

Thursday, March 16, 2017

5 Benda Penunjang Penampilan Muslimah


Tak dapat dipungkiri bahwa perempuan berhijab itu merupakan cerminan dari seorang muslimah. Oleh karena itu, tak heran bahwa penampilan kita sudah selayaknya diperhatikan. Apa saja sih lima benda yang bisa mendukung penampilan Muslimah?

1.        Kerudung
Kerudung sudah pasti jadi benda wajib pertama perempuan berhijab. Yuk, bikin checklist terkait kerudung :
a.       Apakah kerudung yang dikenakan sudah memenuhi ketentuan syariat? Nggak tipis atau menerawang dan bisa digunakan menutup dada?
b.      Apakah kerudung nyaman digunakan? Bahannya nggak licin, nggak bikin gerah, nggak lari kemana-mana pas dipakai?
c.       Apakah kerudung sudah sesuai dengan situasi? Nggak pas kan kalau kerudung buat di rumah dipakai untuk acara pesta.
Nah, kamu bisa beli aneka kerudung di Tokopedia dengan pilihan model dan bahan banyak. Sepertinya, segala jenis kerudung ada saking banyaknya pilihan. 

2.        Dalaman kerudung
Dalaman kerudung atau ciput tak hanya digunakan untuk menutup rambut sebelum mengenakan kerudung, tetapi juga bisa digunakan untuk mendukung penampilan. Apalagi saat ini ciput sudah tersedia dalam berbagai bahan dan model. Mulai dari ciput topi, ciput renda, ciput arab, ciput model Risty Tagor, hingga ciput rajut. Kalau kamu suka ciput model yang mana?

Jangan Lihat Orang dari Luarnya (Saja) : A Tribute to Cumi Lebay


Kabar kepergian Cumi Lebay, salah seorang travel blogger papan atas Indonesia, pada tanggal 3 Maret 2017 lalu terasa mengejutkan. Mas Cumi merupakan salah satu blogger yang paling berkesan bagi saya selama mengikuti Newmont Bootcamp Batch V pada 14-23 Februari 2016 lalu. Kepulangannya ke haribaan Sang Pencipta mengingatkan tentang kenangan-kenangan dari almarhum. Ingatan saya melayang ke status Path yang saya tulis tepat setelah selesainya Newmot Bootcamp.
"Sembilan hari ini kami menjelajah NTB bersama salah seorang travel blogger terkenal. Di balik pembawaannya yang 'nyablak' dan ketidakrisihannya hanya memakai (maaf) celana dalam berwarna gonjreng saat di pantai atau air terjun, terdapat fakta menarik tentangnya. 
Di tengah padatnya jadwal #NewmontBootcamp, di antara godaan lezatnya santapan bercita rata pedas menggoda dan di bawah teriknya panas matahari Sumbawa yang membuat keringat bercucuran deras, ia berpuasa. Ya, puasa Senin dan Kamis.
Tergelitik, saya pun bertanya, "Serius puasa?", ia menjawab, "Iya, puasa Senin Kamis udah kebutuhan buat gw, gak bisa gw tinggalin. Dulu gw malah puasa Daud,"

Friday, February 3, 2017

7 Hal yang Bisa Kamu Pelajari dari Buku Laris Manis Wisata Halal

Bagaimana cara paling cepat sampai ke suatu tempat? Tentu, salah satunya adalah bertanya kepada orang yang sudah pernah mendatanginya. Nah, bagaimana caranya menjadi seorang pengusaha? Salah satunya adaah belajar dari para pengusaha. Adalah Cheriatna, salah seorang pengusaha agen perjalanan, pemilik Cheria Travel. Nggak main-main, lelaki kelahiran 5 Agustus 1974 ini mengambil fokus bisnis wisata halal. Produk dan jasa yang ditawarkan oleh Cheria Travel sendiri meliputi paket haji plus, paket umroh, dan paket tour wisata Muslim ke berbagai negara seperti Turki, Jepang, Korea Selatan, dsb. Sebuah diferensiasi menarik yang menjadi nilai tambah Cheria Travel. Bagaimana tidak? Potensi pasar umroh mencapai satu juta orang Indonesia per tahunnya. Bahkan Yuswohady, seorang penulis 40 buku marketing dan periset konsumen Muslim Indonesia, dalam penelitiannya menemukan bahwa terdapat karakter unik pada umat Muslim Indonesia yakni semakin mereka terjamin kesejahteraanya maka kesadaran spiritual semakin meningkat. Tak mengherankan jika bisnis travel haji dan umroh tumbuh dengan pesat.

Kabar baiknya, Cheriatna tak pelit untuk berbagi ilmu dan pengetahuannya. Ia menyusun e-book berjudul “Laris Manis Bisnis Wisata Halal” yang secara buka-bukaan tentang bisnis yang ia geluti. Apa saja yang bisa dipelajari dari buku elektronik 84 halaman ini?

1.      Kesuksesan milik siapa saja yang mau bekerja keras
Pendidikan formal sang penulis hanyalah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, ia mampu membangun sebuah perusahaan yang pada awalnya hanya memiliki empat karyawan menjadi 30 karyawan.

2.      Apa dan bagaimana bisnis wisata halal
Pembahasan tentang bisnis wisata halal dimulai dari potensi bisnis wisata halal, jumlah wisatawan, gambaran geliat bisnis wisata halal di dalam dan luar negeri, dan sebagainya. Paparannya runut, mudah dicerna dan dilengkapi berbagai tabel dan grafis pendukung. Selain itu, juga dipaparkan mengenai pandangan wisatawan non Muslim terhadap wisata halal. Jangan salah, ternyata tur wisata halal juga banyak diminati oleh wisatawan non Muslim. Mengapa? Temukan jawabannya di e-book ya.

3.      Faktor kesuksesan berbisnis wisata halal
Untuk para pembaca yang tertarik dengan bisnis wisata halal, ayah sembilan orang anak ini menceritakan tentang faktor-faktor apa saja agar sukses berbisnis wisata halal. Mulai dari pertimbangan untuk berbisnis wisata sesuai dengan pengalamannya, negara-negara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan muslim,  faktor penting apa yang menjadi perhatian para wisatawan Muslim ketika berwisata, hingga informasi tentang situs luar negeri yang menjadi referensi wisata halal. Tentu, hal-hal penting tersebut sangat perlu diperhatikan, bukan?

Monday, January 23, 2017

Suka Belanja Online? Jangan Lewatkan Promo Imlek Berupa Cashback dari ShopBack

Siapa yang nggak suka belanja online? Praktis, nggak perlu bermacet ria, tinggal klik pilih, transfer dan barang langsung dikirim. Selain itu, seringkali ada promo. Nah, menjelang Imlek ini ada promo dari ShopBack yang nggak boleh dilewatin bagi para penggemar belanja online karena kita bisa dapat double promo sekaligus : bisa dapat voucher belanja sekaligus cashback. Wah, lumayan banget.

Apa itu ShopBack?

Jadi, ShopBack.co.id bukan e-commerce ya seperti Zalora atau Lazada, bukan pula marketplace seperti BukaLapak atau Tokopedia. ShopBack adalah portal yang memungkinkan pembeli online untuk mengambil kembali sebagian uang mereka ketika mereka membeli produk di berbagai e-commerce melalui ShopBack. Sederhananya, masuk situs e-commerce favorit via situs Shopback. Bisa dibilang, ShopBack adalah cara baru untuk bisa belanja online secara hemat dan cermat. Mengapa?

Berikut beberapa keuntungan belanja di e-commerce melalui Shopback :
1.  Setiap belanja online di e-commerce/marketplace favorit kamu melalui ShopBack.co.id (Tokopedia, BukaLapak, Lazada, Matahari Mall, Elevenia, dsb), kamu akan diberi tambahan uang cashback hingga 40%. Nah, uang cashback yang didapat tersebut dapat diuangkan kembali ke rekening bank kamu. E-commerce apa saja yang bermitra dengan ShopBack bisa dilihat di sini: https://www.shopback.co.id/semua-toko.

2.   ShopBack adalah penyedia jasa yang aman, terpercaya, dan telah bekerja sama resmi dengan ratusan e-commerce lokal dan luar. Pendek kata, kamu punya banyak banget pilihan (ratusan e-commerce). Kalau nggak aman dan terpercaya, pasti ratusan e-commerce itu nggak mau bekerja sama dengan ShopBack lah ya.

3.     Belanja via ShopBack itu dapat menggabungkan berbagai promo, diskon, voucher, kode kupon dari e-commerce sekaligus dapat cashback dari ShopBack sehingga jatuhnya jauh lebih murah dan hemat. Yey, siapa yang nggak suka promo, apalagi bisa sekaligus promonya.

4.    Belanja beraneka barang atau produk seperti pulsa, smartphone, tiket pesawat atau kereta, tiket nonton bioskop, pesan hotel atau jasa UBER, pesan antar makan, dan masih banyak lagi via ShopBack bisa dapat cashback. Kalau bisa dapat cashback, kenapa enggak?

Begitu tahu informasi tentang ShopBack dari temen saya Ninda, saya nggak menyia-nyiakan kesempatan belanja lebih hemat ini. Melalui referensi yang Ninda kirimkan via email, saya mendaftar di ShopBack. Yes, langsung dapat Rp25.000,00 loh.



Monday, January 16, 2017

Lembutnya Bika Talubi Oleh-Oleh Khas Kota Bogor

Minggu lalu, saya berkesempatan jalan-jalan ke kota Bogor. Nah, nggak afdol lah ya kalau nggak bawa oleh-oleh buat temen kantor. Mampir lah saya ke sebuah toko oleh-oleh yang gampang diakses yakni Bika Bogor Talubi yang terletak di salah satu jalan utama kota Bogor, tepatnya di Jalan Pajajaran 20M, Bogor. Oleh-oleh khas Bogor ya salah satunya Bika Bogor Talubi ini.

Bika Bogor Talubi berasal dari kata talas dan ubi. Nah, jadi kebayang kan bahan pembuatan oleh-olehnya. Ada empat macam produk yang ditawarkan oleh Talubi, yaitu :
1. Bika loyang, variannya ada talas, ubi madu, nangka dan coco pandan. Harga Rp35 ribu per kotaknya.
Bika talas yang paling laris (best-seller)
2. Bika mini, bika berukuran mungil. Satu kotak isi 10 buah terdiri dari tiga varian rasa : talas, nangka dan coco pandan. Harga Rp29 ribu per kotak.
Nyobain tester bika mini. Nyum nyum

Friday, January 13, 2017

Butuh Comfort Food? Tom Yum Goong Akan Menenangkanmu

Tom Yum Goong
Kalau kamu lagi butuh masakan yang enak sekaligus bisa bikin nyaman, Tom Yum Goong merupakan salah satu hidangan yang layak dicoba. Menurut kamus Oxford, comfort food adalah makanan yang memberikan penghiburan atau perasaan nyaman. Biasanya, perasaan nyaman tersebut timbul apabila seseorang menyantap ‘masakan rumahan’. Nah, Tom Yum Goong adalah salah satu pilihan teratas saya kalau lagi nggak enak badan atau pikiran.

Bagi yang belum tahu, secara sederhana Tom Yum Goong merupakan sup udang pedas dari Thailand. Secara etimologis, ‘Tom’ berarti proses perebusan dalam bahasa Thailand, ‘Yam’ menunjukkan adanya rasa pedas dan asam, ‘Goong’ berarti udang. Nah, udah kebayang kan gimana rasanya?

Lalu apa yang bikin Tom Yum Goong spesial?