Thursday, September 7, 2017

Serunya Blogger Muslimah Meet Up

Perempuan mana yang tak ingin tampil cantik? Blogger mana yang tak ingin memiliki karya dalam bentuk buku yang diterbitkan? Siapa yang tak ingin menuliskan kisah fiksi yang mampu memikat pembaca? Tak berlebihan kiranya jawaban ketiga pertanyaan tersebut membuat tiga puluh orang blogger berduyun-duyun mengikuti rangkaian kegiatan Blogger Muslimah Meet Up yang diselenggarakan pada Minggu (27/08) di Nutrifood Inspiring Center, Jakarta Timur. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00-15.00 WIB diselenggarakan oleh Blogger Muslimah, sebuah komunitas yang didirikan dengan tujuan untuk menggugah para muslimah agar terus menulis di media daring, sebuah media yang dapat diakses oleh siapa saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Membaca Dunia, Menulis Semesta

Konsistensi menulis merupakan masalah klasik yang dihadapi oleh sebagian besar penulis. Begitu pula hal yang dirasakan oleh Novia Syahidah Rais, pendiri komunitas Blogger Muslimah. Perempuan yang telah menerbitkan sembilan buku pribadi dan dua puluh buku kolaborasi ini berbagi latar belakang Blogger Muslimah yang didirikan pada 1 Desember 2014, selepas ia mengalami masa pasang surut kepenulisan. Salah satu cara agar terus menulis adalah adanya komunitas yang memiliki visi dan misi yang selaras.

Dalam kegiatan Blogger Muslimah Meet Up lalu, tema yang diusung adalah “Membaca Dunia, Menulis Semesta,”. Membaca adalah sebuah kegiatan yang tak bisa dilepaskan dari menulis, bukan? Membaca bukan hanya sekadar mengeja kata dalam buku, melainkan ‘membaca’ apa yang dirasa oleh panca indera, menelisik hikmah di balik setiap peristiwa. Termasuk di antaranya ‘membaca’ tumbuh kembang anak, dunia muslimah, dan hal-hal lain yang bisa dituliskan di blog. Blogger Muslimah berupaya untuk mendorong para Muslimah untuk menulis di blog secara rutin dan berkualitas dengan semangat berbagi.

Bagaimana Cara Menembus Penerbit?

Tentu, mereka yang suka menulis ingin memiliki karya yang diterbitkan. Namun, bagaimana cara menembus ketatnya dunia penerbitan? Rahmadiyanti Rusydi dari Noura Publishing tak pelit untuk berbagi ilmu dan pengalamannya.


“Dunia buku adalah dunia gagasan,” tegas perempuan yang memiliki hobi traveling itu

Rahmadiyanti Rusydi
Sejalan dengan perkembangan zaman yang banyak dipengaruhi oleh media sosial, Bunda Dee –demikian panggilan akrab Rahmadiyanti Rusydi- mendorong para penulis untuk lebih jeli dalam memanfaatkan media sosial. Ia mencontohkan buku Kambing Jantan karya Raditya Dika yang berawal dari tulisan-tulisan di blog sang penulis.

Lalu apa tips menembus penerbit? Sttt, saya bocorkan ilmu dari Bunda Dee ya :

  1. Penulis harus memiliki hal-hal baru yang mampu menarik perhatian publik
  2. Penulis memiliki kejelasan segmen buku yang ditulis
  3. Kualitas penulisan harus sistematis dan aktual
  4. Penulis harus bisa menyusun sinopsis, daftar isi dan tiga bab awal yang menarik
  5. Penulis harus rajin mengamati tren buku. Salah satu cara adalah dengan bertandang ke toko buku
Jadi, sudah siap berjuang menembus penerbit?

Cantik Bersama Viva Cosmetics

Kikuk menghadapi alat ini
Lepas sesi penerbitan buku, tibalah sesi yang ditunggu-tunggu oleh kaum hawa. Apalagi kalau bukan Beauty Class yang diselenggarakan oleh Viva Cosmetics, kosmetik asli Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1962. Asyik. Apalagi secara pribadi saya memang cocok dengan produk dari Viva Cosmetics yang ringan di kulit dan juga ramah kantong.

Sesi kelas kecantikan diawali dari cara membersihkan wajah yang baik dan benar sebelum merias wajah. Bagaimana membersihkan wajah dengan produk yang tepat dan ‘arah’ yang benar penting sekali agar hasilnya optimal.

Banyak ilmu baru yang saya peroleh : mulai dari urutan membersihkan wajah dan kosmetik apa yang tepat. Ngomong-ngomong, saya baru tahu kalau ada Viva Eye & Lip Make Up Remover. Ternyata, khusus buat mata ada ya? Belum lagi cara membentuk alis yang dimulai dari pangkal hidung ke arah ujung alis hingga cara menggunakan eye shadow yang dimulai dari warna muda. Wah, seru sekali belajar merias wajah, mulai dari merias mata, pipi dan bibir. Apalagi kami dipinjamkan seperangkat alat merias wajah lengkap.

Perempuan mana yang tak ingin tampil (lebih) cantik? Minimal, ketika berada di hadapan suami, kan?

Bagaimana Cara Menulis Fiksi yang Memikat?

Novia Syahidah Rais
Sesi penutup dari Blogger Muslimah Meet Up tak kalah serunya. Novia Syahidah Rais, pendiri Blogger Muslimah, berbagi ilmu tentang penulisan fiksi bagi pemula. Penulis senior Forum Lingkar Pena (FLP) ini membagikan tiga hal yang modal dasar seorang penulis. Apa saja?
“Membaca, menulis dan latihan,” tegasnya
Jadi, tak heran di tengah-tengah sesi penulisan fiksi, para peserta ditantang untuk membuat tulisan memikat untuk diunggah langsung ke Facebook masing-masing dengan menandai Blogger Muslimah Indonesia.

Blogger Muslimah Meet Up yang berlangsung sekitar kurang lebih enam jam ini sangat seru, menyenangkan dan berlimpah ilmu. Apalagi acara diselenggarakan di Nutrifood Inspiring Center yang cozy. Ngomong-ngomong, Nutrifood merupakan perusahaan yang berkomitmen untuk menghasilkan produk bernutrisi seperti Tropicana Slim, WRP, dan sebagainya.

Acara ini juga penuh keceriaan para peserta meski rata-rata baru pertama bertemu. Apalagi ada suvenir cantik dari She Collection, satu paket Viva Cosmetics persembahan Gogobli Indonesia, doorprize dari jenama busana Muslim syari Margaw (walau saya belum beruntung mendapatkannya).

Suvenir Viva Cosmetics dari Gogobli Indonesia
Alhamdulillah. Semoga semakin bertambah erat ukhuwah para Blogger Muslimah dan semoga semakin rajin menulis ya! 





2 comments:

  1. enakan mana sama mAC kapan itu? hehehhee

    ReplyDelete
  2. Aamiin...iya Mba. Silaturrohimnya dapat. Ilmunya juga dapat.

    ReplyDelete