Friday, September 28, 2018

Indonesia Sehat, Indonesia Bebas Stunting

“Nanti kalau pas umroh nggak usah ngoyo mencium Hajar Aswad ya. Orang Indonesia pendek-pendek, nanti kena sikut sama orang Arab yang tinggi-tinggi,”
Beberapa kali saya mendengar saran bernada sama seperti di atas sebelum berangkat ke tanah suci. Awalnya, siapa yang tak ingin mengikuti perbuatan Rasulullah SAW tersebut. Namun, melihat kondisi ketika thawaf yang mana di depan saya banyak orang tinggi besar, nyali saya ciut seketika. Kalah badan!

Ya, postur tubuh orang Indonesia memang tidak terlalu tinggi. Namun, tahukah kamu, ternyata Indonesia termasuk negara dengan rata-rata penduduk terpendek di dunia? Berdasarkan data World Atlas (2017), Indonesia menduduki peringkat kedua negara dengan penduduk terpendek yakni hanya sekitar 152 cm, satu tingkat lebih baik dari Bolivia yang menduduki peringkat pertama.

Wow, mencengangkan ya?

Badan pendek identik dengan stunting. Apakah stunting itu? 

Kementerian Kesehatan (2017) menyebutkan bahwa stunting merupakan sebuah kondisi yang mana tinggi badan seseorang  ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain yang seusia pada umumnya. Adapun menurut Millenium Challenge Account (selanjutnya akan ditulis MCA), sebuah lembaga wali amanat yang salah satu fokusnya adalah proyek kesehatan untuk mengurangi anak pendek, stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Ngomong-ngomong tentang badan pendek, Indonesia menduduki posisi kelima negara dengan jumlah anak terbanyak dalam kondisi stunting. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan (2013), prevalensi (jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah) stunting di Indonesia mencapai 37,2%. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan batas maksimal stunting yang ditetapkan World Health Organization sebesar 20%. Secara jumlah, pertumbuhan yang tidak maksimal dialami oleh sekita 8,9 juta anak Indonesia atau 1 dari 3 anak Indonesia mengalami stunting. Wow, banyak juga ya?

Berdasarkan data yang diolah oleh Katadata dari Kementerian Kesehatan (2017),  lima provinsi dengan tingkat prevalensi balita stunting tertinggi di Indonesia adalah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Thursday, September 27, 2018

Pengalaman Umroh Plus Mesir Murah Bersama Komunitas UTM


Siapa yang tak ingin bersimpuh di depan Ka’bah? Siapa yang tak ingin mengunjungi Madinah? Saya yakin semua Muslim pasti menginginkannya. Namun, bisa dikatakan bahwa perjalanan ke kedua kota suci tersebut memerlukan cukup banyak biaya. Bagaimana jika ada yang mengatakan tentang umroh tiket murah? Mungkin sebagian orang akan menyangsikannya karena maraknya berita tentang penipuan berkedok umroh murah. Termasuk saya yang qadarullah menjadi salah satu korban janji manis First Travel.

Hingga kemudian saya mengenal Komunitas Umroh Tiket Murah (UTM) dari seorang teman, Dea, yang berencana untuk umroh dengan komunitas tersebut. Ia mengajak saya ikut serta. Dua bulan sebelum jadwal keberangkatan pada pertengahan Januari 2018 lalu, saya memutuskan untuk bergabung dengan UTM. Saya mengambil paket Umroh plus Mesir untuk tiga orang : saya, Papa, dan Muthia (adik).

masjid nabawi, madinah
Foto Masjid Nabawi ketika kubah tertutup (dok. pribadi)


masjid nabawi, madinah
Foto Masjid Nabawi dari depan (dok. pribadi)
Apa dan Bagaimana Komunitas UTM?

Komunitas UTM adalah komunitas yang didirikan oleh Ikhsan Wahyudi yang bertujuan untuk memfasilitasi umat Muslim yang ingin umroh dengan biaya murah. Mengapa dinamakan Umroh Tiket Murah? Tiket merupakan komponen utama dalam sebuah perjalanan sehingga ketika kita bisa mendapatkan tiket murah, total biaya perjalanan menjadi lebih murah.

Komunitas UTM bukan agen umroh, tetapi lebih kepada menjadi fasilitator jama’ah yang ingin melaksanakan ibadah umroh dengan biaya murah. 

Ada dua tipe umroh yang difasilitasi oleh UTM yakni umroh regular dan umroh expand atau umroh plus (umroh sekaligus jalan-jalan ke negara lain seperti Mesir, Turki, dsb).

Friday, August 31, 2018

Resensi Novel Pergi : Ke Mana Langkah Kaki Akan Dibawa?


Bukan Tere Liye namanya jika tidak menuliskan novel bernafaskan arti kehidupan. Sebut saja “Bidadari-Bidadari Surga” yang menceritakan kesabaran sang tokoh dalam menghadapi berbagai cobaan kehidupan, “Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin” yang mengajarkan arti penerimaan hidup,  atau “Pulang” yang mengisahkan bahwa ketika sang tokoh mampu berdamai dengan dirinya sendiri, sejatinya ia telah memenangkan seluruh pertempuran. 
Dalam novel “Pulang”, Bujang sebagai tokoh utama bertransformasi dari sosok anak muda di pelosok Sumatera menjadi jagal nomor satu di keluarga Tong sang penguasa ekonomi bayangan (shadow economy) dengan bisnis utama penyelundupan. Petualangan menegangkan Bujang yang sarat akan adegan baku hantam berlanjut pada novel “Pergi” yang merupakan sekuel dari “Pulang”.
Sang Tauke Besar sebagai pemimpin tertinggi keluarga Tong telah meninggal dunia akibat pengkhianatan salah seorang tukang pukul. Kemudian, Bujang mengambil alih tampuk kepemimpinan keluarga Tong dan menjadi Tauke Besar. Negara Meksiko menjadi latar cerita pembuka novel “Pergi”. Bujang memimpin pasukannya untuk merebut kembali hasil riset teknologi milik keluarga Tong yang dicuri oleh El Pacho, sindikat penyelundup narkoba terbesar di Amerika Selatan. Bujang dan anak buahnya telah berhasil melumpuhkan kelompok El Pacho dan ia nyaris berhasil menyelesaikan misinya. Tiba-tiba sesosok misterius bertopeng datang dan mengacaukan semuanya. 
 Pasukan Bujang sudah bersiap memuntahkan seluruh amunisi untuk menyingkirkan sosok tersebut sebelum sang sosok menyapa Bujang dengan bahasa asal Bujang dan menyebutkan nama asli Bujang. Bujang terperanjat, sangat sedikit orang yang tahu nama aslinya sedangkan ia tak pernah menemui sosok asing di depannya. Sosok yang tak pernah ditemuinya itu kemudian menantang Bujang untuk duel satu lawan satu, tanpa senjata. Pemenangnya berhak memiliki prototype anti serangan siber yang amat berharga.
Bujang menyanggupi. Tidak ada hal yang ditakutinya, ia sangat yakin akan kemampuannya. Ia adalah tukang jagal terbaik keluarga Tong yang menguasai berbagai teknik bela diri tingkat tinggi. Secara mengejutkan, Bujang kalah bertarung. Sebelum pergi, si sosok misterius berkata,”Adios, hermanito (selamat tinggal adik lelakiku),”
Siapakah ia? Apa hubungannya dengan Bujang?
Keingintahuan Bujang akan si sosok misterius menuntunnya menyelidiki masa lalu. Bagaikan menemukan potongan puzzle demi puzzle yang membentuk sebuah gambaran utuh. Ayahnya, Samad, mantan tukang pukul terhebat keluarga Tong pernah memiliki anak dari pernikahan sebelumnya. Anak yang tak pernah diketahuinya ada di dunia lantaran Samad dan istri pertamanya, seorang biduanita cantik asal Meksiko, berpisah sebelum Samad mengetahui kabar kehamilan sang istri. 
Cerita bergulir. Di tengah-tengah penyelidikannya akan sang kakak, keluarga Tong dikhianati oleh Master Dragon. Terdapat delapan kelompok penguasa shadow economy di seluruh dunia dengan Master Dragon yang berbasis di Hong Kong sebagai pemimpin. Pada awalnya, kedelapan kelompok tersebut hidup dengan harmonis lantaran memiliki wilayah kekuasaan masing-masing dan sepakat untuk tidak saling bertikai. Namun, Master Dragon mengkhianati dengan meletakkan mata-matanya di keluarga Tong untuk menghancurkan keluarga Tong. Bujang pun bergerak cepat, ia menghimpun kekuatan untuk mengalahkan Master Dragon dengan mengajak keluarga Yamaguchi di Jepang dan kelompok Bratva untuk beraliansi.
Mampukah Bujang mengalahkan Master Dragon? Bagaimanakah sosok sebenarnya dari sang kakak yang tak pernah diketahui oleh Bujang?
Kedua pertanyaan tersebut menjadi inti cerita dari novel setebal 455 halaman ini. Intrik demi intrik adalah bumbu sedap dalam novel yang akan membuat pembaca seolah-olah memasuki film laga. Tere Liye menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penulis papan atas negeri ini. Tiga puluh satu bab disajikan dengan amat memikat, sanggup untuk membuat pembaca tak bosan meski alur cerita cukup panjang. 

Friday, July 6, 2018

Ingin Memperbaiki Pengelolaan Keuangan? Yuk, Mulai dengan Mencatat Pengeluaranmu


“Perasaan saya nggak beli apa-apa, tapi kok tabungan nggak nambah-nambah ya?”
“Perasaan gaji saya lumayan tapi kok tabungan saya sedikit ya?  


Well, kalau kamu pernah merasakan kedua hal tersebut di atas, selamat kamu nggak sendirian. Saya juga! Tapi itu dulu sebelum saya mulai menganggap pengelolaan keuangan sebagai hal yang serius. Awal-awal kerja, gaji nggak terlalu besar dibanding biaya hidup di Jakarta. Belum lagi, ditambah dengan ‘kekagetan’ punya uang sendiri, belanja nggak pakai mikir panjang. Menabung kalau ada ‘uang sisa’. Alhasil, tabungan tipis.

Lalu, saya pun bertekad untuk memperbaiki pengelolaan keuangan. Saya mulai melakukan ‘audit’ likuiditas : berapa tabungan dan uang kas di awal bulan dan di akhir bulan. Selisih saldo adalah pengeluaran bulan itu. Saya mulai menabung di awal bulan ketika gajian di tabungan terpisah. Nggak menunggu ‘uang sisa’ lagi. Saya juga lebih berhemat. Tabungan membaik.

Cukup? Engga. Pengelolaan keuangan saya bisa lebih baik lagi nih.\

Tapi, mulai darimana?

Akhirnya, saya menemukan satu hal yang menjadi dasar dalam pengelolaan keuangan. Sebelum saya berpikir untuk menabung, berhemat atau berinvestasi. Lakukan dulu pencatatan keuangan, khususnya mencatat pengeluaran.

Sederhana bukan nampaknya? Namun, hal yang nampak mudah ini memiliki efek yang dahsyat loh. Sudah lebih dari dua tahun saya telaten mencatat keuangan (pemasukan dan pengeluaran) melalui aplikasi yang ada di ponsel, setiap hari. Banyak aplikasi pencatatan keuangan yang tersedia secara gratis di App Store atau Play Store, bisa dipilih mana yang kira-kira cocok. Kalau saya sendiri memakai Money Lover.

Menurut saya, ini lima alasan mengapa kita harus rutin mencatat keuangan :

1.       Bisa mengetahui mana saja pos ‘bocor’

Perasaan nggak beli apa-apa tapi kok tabungan nggak nambah-nambah? Nah, mencatat pengeluaran adalah solusi dari ‘main perasaan’ itu.

Misalnya, perasaan saya nggak beli apa-apa (sesuatu yang nampak mahal), ternyata oh ternyata pengeluaran makan di bulan itu mencapai dua setengah juta rupiah. Lumayan juga kan? Ternyata pada waktu itu saya cukup sering makan di tempat makan fancy yang menguras kantong lebih dibandingkan makan di tempat makan ‘biasa’.

Selain itu, dari pemeriksaan catatan pengeluaran, ternyata saya cukup banyak ‘menyumbang’ ke Indomaret/Alfamaret untuk membeli makanan dan minuman ringan. Pengeluaran yang saya kategorikan ‘jajan’ itu mencapai enam ratus ribu sebulan. Lumayan juga ternyata ya?

Tuesday, May 15, 2018

Tips Ekstra Hemat di Bulan Suci Ramadhan dengan Tokopedia



Bulan suci Ramadhan sebentar lagi tiba. Apa persiapan yang sudah kamu lakukan untuk menyambut bulan yang hanya ada satu kali dalam setahun ini?

Persiapan utama tentu saja persiapan secara fisik dan ruhani untuk ibadah yang optimal. Selain itu, tentu kita mempersiapkan berbagai kebutuhan rumah tangga di bulan istimewa ini. Yes, bisa dibilang bulan Ramadan adalah bulan istimewa. Kudu ekstra usaha kita untuk mengupayakan ibadah dan amal terbaik. Selain itu, nggak dipungkiri bahwa pengeluaran kita di bulan Ramadhan ekstra juga. Mulai dari membeli tiket mudik (bagi yang mudik dengan transportasi umum), membeli persediaan pangan, pakaian baru, dan sebagainya.

Meski nanti dapat Tunjangan Hari Raya, tentu kita tetap ingin bisa berhemat kan ya? Nah, salah satu caranya adalah belanja kebutuhan keluarga via Tokopedia. Ada beberapa tips belanja online secara hemat kebutuhan bulan Ramadan Ekstra di Tokopedia :

1. Bandingkan harga setiap toko online di Tokopedia

Tokopedia sebagai salah satu market place terbesar di Indonesia memiliki banyak toko online berkualitas. Jadi, Tokopedia memungkinkan kita untuk membandingkan harga berbagai produk kebutuhan dengan lebih mudah. Cukup cari produk yang dibutuhkan dan kita bisa langsung menemukan ribuan produk dengan berbagai harga yang siap untuk dibeli. Untuk menghemat pengeluaran belanja online saat Ramadan, cukup pilih produk dengan harga yang tepat sesuai anggaran belanja kita dan spesifikasi yang pas dengan kebutuhan.

2. Pilih produk berkualitas dari kreator lokal

Untuk membuat Ramadan Ekstra, bukan berarti kita harus selalu menggunakan barang bermerek dengan harga selangit. Tokopedia merupakan e-commerce dengan produk terlengkap yang memiliki koleksi berbagai produk hasil kreasi kreator lokal maupun merek terkenal dunia. Bisa banget nih menghemat pengeluaran belanja kita di bulan Ramadan dengan memilih produk kreasi dari kreator lokal yang hadir dengan kualitas bersaing tetapi juga harga yang lebih miring.

Wednesday, May 2, 2018

7 Tips Tembus Beasiswa Luar Negeri Ala Dimas Muhammad Sang Penerjemah Presiden Jokowi

Tips memperoleh beasiswa luar negeri - Siapa yang tak ingin mendapatkan beasiswa luar negeri? Tentu, banyak orang yang menginginkannya. Namun, bagaimana cara untuk menembus ketatnya seleksi beasiswa? Dimas Muhammad, penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang sekaligus kandidat Master of Public Policy dari Harvard Kennedy School (HKS) Amerika Serikat membagikan pengalaman dan tipsnya. Bertempat di aula Kantor Pusat Ditjen Kekayaan Negara, Rabu (2/5/2018), penerjemah resmi Presiden Joko Widodo ini mempresentasikan tentang “How to Make an Outstanding Personal Statement and Interview”.
“Sebenarnya tidak ada hal baru yang saya bagikan, saya hanya mencoba memberikan insight tentang bagaimana cara ‘bringing out the best in you’,”
Menurut lelaki yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Luar Negeri ini, hal yang terpenting bukan tentang apa yang disampaikan tetapi bagaimana cara menyampaikan. It is all about the matter of presenting the best.

Jadi, apa saja tips menembus seleksi esai dan wawancara beasiswa luar negeri ala Dimas?

First, it ain’t all about you

Esai yang kamu tulis atau wawancara yang kamu lakukan bukanlah semata tentang kamu. Bukan tentang seberapa hebat dan kompetennya dirimu untuk menjadi penerima beasiswa, tetapi lebih dari itu. Tunjukkan bahwa kamu memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh kampus yang dituju.
“It is not about that you are perfect. But you are perfect match,”

Saturday, March 31, 2018

Bakso Sayur Selimut Mie : Resep Praktis Piring Gizi Seimbang

Pasti semua orang pernah mendengar jargon “4 sehat  5 sempurna”, sebuah jargon yang merujuk pada komposisi makanan sehat yang terdiri dari nasi, sayur, lauk pauk, buah-buahan, dan susu. Namun, tahukah kamu bahwa sejak tahun 1990-an, jargon tersebut sudah dianggap tidak sesuai dengan perkembangan ilmu gizi?

Pada Oktober 2017 lalu, Kementerian Kesehatan memperkenalkan mengenai konsep konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Dalam piring sajian sebaiknya terdapat asupan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang seimbang. Separuh bagian piring terdiri dari sayuran dan buah-buahan sedangkan separuh bagian piring lainnya terdiri dari makanan pokok yang mengandung karbohidrat serta lauk pauk yang mengandung protein. 

Nah, sejalan dengan imbauan dari Kementerian Kesehatan tersebut, So Good sebagai sebuah merek yang berfokus pada produk makanan praktis yang kaya akan protein berkualitas mengeluarkan pedoman piring gizi seimbang. Bagaimana ya Pedoman Piring Gizi Seimbang ala So Good?
Pedoman piring gizi seimbang ala So Good terdiri dari porsi 15% protein, 15% buah,35% sayur serta 35% karbohidrat. Sederhana kan ya sebenarnya?

Thursday, March 15, 2018

Mudahnya Memesan Tiket Kereta Api Mudik Via Tokopedia

Lebaran sebentar lagi, eh tiga bulan lagi, tapi kerasa sebentar karena pemesanan tiket kereta api mudik udah dibuka. Buat anak rantau seperti saya, libur panjang seperti libur lebaran adalah sebuah kemewahan karena bisa menghabiskan cukup banyak waktu dengan keluarga. Siapa yang menjadi #TimKeretaApi? Nah, pasti pernah merasakan begadang tengah malam buka situs kereta api demi mencari tiket kereta lebaran. Di zaman sekarang, memesan tiket kereta dapat dilakukan melalui aplikasi via ponsel. Yes, tinggal unduh aplikasinya di App Store/Play Store.

Nah, salah satu marketplace yang bisa banget kamu jadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhanmu adalah situs Jual Beli Online Tokopedia. Sudah tahu belum kalau kita bisa memesan tiket kereta api via Tokopedia? Bisa melalui situs Tokopedia dan bisa juga melalui aplikasi Tokopedia di ponselmu.

Nah, banyak keuntungan yang kamu dapatkan kalau pesan tiket kereta api via aplikasi Tokopedia. Pertama, terdapat fitur ‘pesan nanti’ yang memiliki beberapa benefit. Apa saja? Melalui fitur ini, kita bisa memesan tiket yang belum tersedia. Ya, sebagaimana yang kita tahu, pesan tiket kereta api bisa dilakukan minimal 90 hari sebelum keberangkatan. Nah, dengan fitur ‘pesan nanti’ ini, walaupun lebih dari sembilan puluh hari sebelum keberangkatan kita bisa menjadwalkan pembelian tiket sehingga ketika nanti pemesanan tiket dibuka oleh PT Kereta Api (Persero), kita nggak akan kelewatan.

Wednesday, February 28, 2018

Segelas Cinta Seorang Ibu Bekerja

Mana yang lebih baik antara ibu bekerja dan ibu rumah tangga? Agaknya hal tersebut akan menjadi salah satu tema perdebatan abadi sepanjang masa. Tengok saja artikel-artikel yang viral di media sosial, pasti banyak di antaranya yang membahas tentang hal tersebut. Bagi saya, perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga atau memilih bekerja sama hebatnya. Sama-sama seorang ibu yang pasti menginginkan apa yang terbaik untuk anak-anaknya.

Ada yang bilang bahwa seorang ibu yang bekerja tak maksimal menjalankan perannya sebagai seorang ibu. Anak-anaknya akan menjadi kurang dekat karena hanya bertemu beberapa jam saja sehari. Benarkah demikian?

Saya mencoba mengingat-ingat. Memejamkan mata dan membayangkan sosok Mama yang terpisah ratusan kilometer jauhnya. Meski ia seorang ibu yang bekerja dari pagi hingga sore, saya tak merasa ‘jauh’ darinya. 

Ternyata ada rahasianya. Rahasia mengikat hati.

Saya akan memberitahukannya. 

Ada satu hal yang membuat saya merasa dekat dengan Mama meski ia seharian bekerja. Hal yang tampaknya sederhana tapi bisa menciptakan ikatan (bonding) antara seorang ibu dan anak. Mama tak pernah alpa menyiapkan sarapan sebelum semua penghuni rumah beraktivitas. Serepot apapun paginya, selelah apapun ia. Sesederhana apapun sarapan kami, Mama memastikan bahwa kami tak kelaparan sebelum meninggalkan rumah. 

Dan ya, ungkapan “dari perut turun ke hati” benar adanya. 

Monday, February 5, 2018

Rendang Umak : Masakan Cita Rasa Rumahan yang Nagih

Siapa suka masakan Minang? Saya adalah salah satu fans garis kerasnya meski saya berdarah Jawa tulen. Sebosan-bosannya saya akan makanan atau sebingung-bingungnya saya mau makan apa, masakan Minang akan selalu menjadi pilihan. Haha. Pedas dan berbumbu adalah cita rasa yang susah untuk ditolak.

Nah, salah satu pilihan menu masakan Padang paling popular adalah rendang, masakan berbahan dasar daging. Bahkan, rendang pernah dinobatkan sebagai “Most Delicious Food in The World” pada tahun 2011 oleh CNN International . Siapa yang tak ketagihan dengan daging bercita rasa kaya akan bumbu dan rempah-rempah ini?

Ngomong-ngomong, proses memasak rendang ini tak sebentar lho, bisa berjam-jam hingga dihasilkan daging yang kering dan pekat. Memasaknya harus sabar dan telaten karena potongan daging yang dimasak bersama bumbu dan santan harus diaduk pelan-pelan dan ditunggui.

Cara praktisnya ya tinggal melipir ke rumah makan Padang saja dan pesan deh. Namun, ada cara yang lebih praktis lagi untuk menikmati lezatnya rendang yakni menyimpan rendang kemasan di dapur. Ya, sudah banyak yang menjual rendang santap saji dalam kemasan, tinggal dipanaskan saja sebelum dihidangkan.

Masakan Cita Rasa Rumahan yang Nagih

Nah, rendang kemasan favorit saya adalah merk Rendang Umak. Kenapa favorit? Banyak alasannya.
Pertama, rasanya enak, bumbunya nendang dan cita rasanya rumahan. Hmm, gimana ya. Kadang kan kalau kita beli masakan, engga kerasa makan masakan rumahan, nah kalau Rendang Umak ini menurut saya cita rasanya masakan rumahan gitu.

Monday, January 8, 2018

7 Tips untuk Semakin Nyaman dengan Diri Sendiri


Sudahkah kamu merasa nyaman dengan dirimu sendiri? Apakah kamu merasa tak percaya diri atau merasa sesuatu harus diperbaiki tapi tak tahu mulai darimana? Bagaimana jika kita memulai tahun 2018 ini dengan “menjadi semakin nyaman dengan diri sendiri”? Ya, jika kamu semakin merasa nyaman dengan dirimu, kamu akan semakin mencintai dirimu. Jika kamu semakin mencintai dirimu, auramu akan semakin terpancar dan niscaya orang lain akan semakin menyukaimu. Setuju?
Hidup adalah rangkaian dari berbagai pilihan yang bisa jadi tampak sederhana, tetapi membentuk diri kita bukan?
Nah, ada tujuh tips sederhana agar kita semakin nyaman dengan diri sendiri :
1.   Keep your inner peace
Inner peace adalah kedamaian yang ada pada dirimu. Kamu bisa merasa nyaman, tentram, meski mungkin kondisi sekitarmu sedang kurang bersahabat. Inner peace adalah sesuatu yang bisa kamu upayakan.

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kedamaian diri :
a.      Memperbanyak ibadah dan berdoa
Ya, tidak ada kedamaian yang lebih baik selain timbul dari kedekatan dengan Sang Maha Pencipta. Perbanyaklah ibadah dan berdoa.
b.     Self-acceptance
Terima dirimu dengan segala kelebihan dan kekuranganmu. Berdamailah dengan masa lalu dan lepaskan hal-hal yang mengganjal dari pikiranmu. Let it go!
c.     Worry less
Hindari overthinking,  ada hal-hal yang di luar kuasamu. Keep calm.

2.   Workout
Ya, olahraga, gerakkan badanmu. Berolahraga akan memicu timbulnya hormon rasa rileks dan kebahagiaan. Berusahalah berolahraga setiap hari meski hanya gerakan sederhana seperti plank, push-up, atau sit-up. Berkeringatlah. Rasakan perbedaan kenyamanan diri sebelum dan sesudah berolahraga.

3.   Jaga kebersihan dan kerapian
Kamar yang bersih dan rapi akan membuatmu semakin nyaman dan bersemangat dalam menjalani aktivitas. Ruang kerja yang tertata akan membuatmu semakin betah. Setuju?

Monday, January 1, 2018

Bahkan di dalam Perut Ikan Paus, Ada Harapan

Bagaimana mungkin Zakaria as tidak masygul, usianya sudah senja dan ia belum juga beroleh keturunan, sementara istrinya mandul?
Yang bisa dilakukannya adalah berdoa sebagaimana dikisahkan dalam Q.S Al Anbiyaa:89, "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri...."

Namun, Allah adalah Zat yang Maha Berkehendak. Dia kabulkan permintaan sang nabi sebagaimana terdapat dalam Q.S Maryam:7. "Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya...."

Bahkan Zakaria as yang mendapati firman Tuhan-Nya seakan tak percaya, Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua," (terj. Q.S Maryam:8)

Ya Mujiib....