Monday, January 8, 2018

7 Tips untuk Semakin Nyaman dengan Diri Sendiri


Sudahkah kamu merasa nyaman dengan dirimu sendiri? Apakah kamu merasa tak percaya diri atau merasa sesuatu harus diperbaiki tapi tak tahu mulai darimana? Bagaimana jika kita memulai tahun 2018 ini dengan “menjadi semakin nyaman dengan diri sendiri”? Ya, jika kamu semakin merasa nyaman dengan dirimu, kamu akan semakin mencintai dirimu. Jika kamu semakin mencintai dirimu, auramu akan semakin terpancar dan niscaya orang lain akan semakin menyukaimu. Setuju?
Hidup adalah rangkaian dari berbagai pilihan yang bisa jadi tampak sederhana, tetapi membentuk diri kita bukan?
Nah, ada tujuh tips sederhana agar kita semakin nyaman dengan diri sendiri :
1.   Keep your inner peace
Inner peace adalah kedamaian yang ada pada dirimu. Kamu bisa merasa nyaman, tentram, meski mungkin kondisi sekitarmu sedang kurang bersahabat. Inner peace adalah sesuatu yang bisa kamu upayakan.

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kedamaian diri :
a.      Memperbanyak ibadah dan berdoa
Ya, tidak ada kedamaian yang lebih baik selain timbul dari kedekatan dengan Sang Maha Pencipta. Perbanyaklah ibadah dan berdoa.
b.     Self-acceptance
Terima dirimu dengan segala kelebihan dan kekuranganmu. Berdamailah dengan masa lalu dan lepaskan hal-hal yang mengganjal dari pikiranmu. Let it go!
c.     Worry less
Hindari overthinking,  ada hal-hal yang di luar kuasamu. Keep calm.

2.   Workout
Ya, olahraga, gerakkan badanmu. Berolahraga akan memicu timbulnya hormon rasa rileks dan kebahagiaan. Berusahalah berolahraga setiap hari meski hanya gerakan sederhana seperti plank, push-up, atau sit-up. Berkeringatlah. Rasakan perbedaan kenyamanan diri sebelum dan sesudah berolahraga.

3.   Jaga kebersihan dan kerapian
Kamar yang bersih dan rapi akan membuatmu semakin nyaman dan bersemangat dalam menjalani aktivitas. Ruang kerja yang tertata akan membuatmu semakin betah. Setuju?

Monday, January 1, 2018

Bahkan di dalam Perut Ikan Paus, Ada Harapan

Bagaimana mungkin Zakaria as tidak masygul, usianya sudah senja dan ia belum juga beroleh keturunan, sementara istrinya mandul?
Yang bisa dilakukannya adalah berdoa sebagaimana dikisahkan dalam Q.S Al Anbiyaa:89, "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri...."

Namun, Allah adalah Zat yang Maha Berkehendak. Dia kabulkan permintaan sang nabi sebagaimana terdapat dalam Q.S Maryam:7. "Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya...."

Bahkan Zakaria as yang mendapati firman Tuhan-Nya seakan tak percaya, Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua," (terj. Q.S Maryam:8)

Ya Mujiib....