Monilando's

Life. Books. Traveling. Socmed

Saturday, August 10, 2019

7 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan untuk Turut Menjaga Lingkungan




Tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan negara produsen sampah plastik terbesar kedua sedunia? Tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan negara produsen sampah makanan terbesar kedua sedunia?

Sampah merupakan salah satu permasalahan besar yang dihadapi dunia dewasa ini. Dampak negatif sampah bisa menyebar begitu luas, misalnya lingkungan yang tercemar, sanitasi yang buruk, terganggunya ekosistem laut, dan lain sebagainya. Komposisi sampah di Indonesia terdiri dari sampah organik sebesar 50%, sampah plastik sebesar Mirisnya, sebagaimana dikutip dari Kompas, dari seluruh timbulan sampah plastik tersebut, hanya sekitar 10-15 persen yang akhirnya didaur ulang. Sementara sejumlah 60-70 persen ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan 15 persen-30 persen sisanya belum terkelola. Sampah plastik yang belum terkelola sebagian besar berakhir di lautan yakni sejumlah 8,8 juta ton sampah plastik setiap tahunnya.

Upaya menjaga lingkungan membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak seperti pemerintah, pengusaha, aktivis lingkungan, dan masyarakat. Berikut 7 hal yang saya coba terapkan dalam upaya turut menjaga lingkungan :

1. Konsumsi makanan secukupnya
Sebisa mungkin saya meminimalisasi stok makanan berlimpah di rumah. Bukan apa-apa, stok makanan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko dibuang. Jadi cukup stok makanan seperlunya yang kira-kira akan habis dikonsumsi. Selain itu, usahakan memasak atau membeli makanan dalam jumlah yang kira-kira pas untuk penghuni rumah untuk meminimalisasi makanan tersebut tidak termakan.

2. Beli kemasan dalam ukuran besar

Jika membeli suatu produk, upayakan untuk membeli produk dalam ukuran besar. Misalnya, membeli shampo dalam botol ukuran besar daripada ukuran sachet. Produk dalam ukuran kecil dapat menimbulkan lebih banyak sampah.

3. Membawa tempat makan dan minum sendiri
Tak ada salahnya jika kita membiasakan diri membawa kotak makan dan minum sendiri ketika membeli makanan atau minuman (sebagian toko yang menjual minuman memperbolehkan pembeli menggunakan tumbler pribadi). Hal tersebut dapat mengurangi sampah dari produk yang sekali pakai seperti tempat makanan atau minuman.