Featured Slider

Resep dan Cara Memasak Rendang Gampang Ala Mertua

Jalan-jalan ke kota Bukittinggi
Jangan lupa melihat Jam Gadang
Buat sajian istimewa di Hari Raya Idul Fitri
Jangan lupa memasak rendang

Siapa yang tak kenal rendang? Masakan khas ranah Minang yang pernah menduduki urutan pertama dalam daftar World's 50 Most Delicious Foods yang dikeluarkan oleh CNN International bisa dibilang merupakan sajian istimewa. Empuknya daging yang berpadu dengan rempah-rempah yang kaya akan membuat lidah berdecak. Nyummy!


Nah, bagaimana resep dan cara memasak rendang? Apakah susah?


Ternyata, tidak juga. Mama mertua yang asli Solok, sekitar satu jam dari Padang, memasak rendang dengan bumbu-bumbu yang relatif mudah didapatkan. Mungkin hanya daun ruku-ruku saja yang tidak terlalu familiar.

Ingin Terhindar dari Investasi Bodong Skema Ponzi? Ini Tipsnya

Tips agar terhindar dari investasi bodong skema ponzi


Pernahkah kamu membayangkan sudah susah payah menabung lalu kamu menginvestasikan uang tabunganmu dengan harapan mendapatkan imbal hasil, eh malah zonk? Jangankan imbal hasil, uang yang diinvestasikan seperti menguap begitu saja. Ibarat ingin untung tapi malah jadi buntung.

Jangan sampai kejadian di kamu, cukup saya saja yang merasakannya!

Kalau kamu ingat tentang kehebohan First Travel di tahun 2017 lalu, saya adalah salah satu korbannya. Kala itu, First Travel sempat menjadi perbincangan lantaran gagal memberangkatkan sekitar 58 ribu calon jama’ah. Uang jama’ah digelapkan oleh suami istri pemilik First Travel, Andika Surachman dan Annisa Hasibuan.

Hal yang mengejutkan mengingat pada November 2014 First Travel pernah mendapatkan penghargaan MURI karena menyelenggarakan manasik yang diikuti 20 ribu calon jamaah di Gelora Bung Karno.

Bagaimana First Travel bisa mendapatkan puluhan ribu jama’ah? Promo umroh murah jawabannya. First Travel mengusung tagline “Harga Kaki Lima, Fasilitas Bintang Lima,”.

Dengan hanya membayar 14,3 juta rupiah saja, jama’ah bisa berangkat ke tanah suci. Padahal harga umroh yang lazim ditawarkan minimal sekitar 20 juta rupiah per orang.

Pengalaman Tertipu First Travel Skema Ponzi

Singkat cerita, saya termasuk salah satu dari puluhan ribu calon nasabah yang gagal berangkat. Sebanyak 42,9 juta rupiah sudah saya setorkan ke First Travel di tahun 2016 (disetor bertahap dari tahun 2015), berharap saya bisa umroh bersama ayah dan adik di tahun 2017.

Gagal berangkat. Uang hilang.

Mengapa saya bisa tertipu? Selain karena harga murah, saya percaya dengan First Travel karena Mama berangkat umroh dengan First Travel pada tahun 2014 (Mama waktu itu berangkat dengan Budhe, kakak Mama). Mama memberikan testimoni bahwa fasilitas yang diberikan bagus. Belum lagi, teman dekat Budhe ada yang sudah berkali-kali umroh menggunakan First Travel, tidak pernah bermasalah.

Kalau tidak ada pengalaman keluarga, tentu tidak semudah itu saya percaya.

Nah, mengapa Mama dan jamaah lainnya bisa berangkat? Singkatnya, selisih antara biaya umroh fasilitas bintang lima dengan biaya yang dibayarkan jamaah berangkat itu ditanggung oleh jama’ah yang gagal berangkat.

Misal, biaya umroh sesungguhnya 20 juta sementara jamaah berangkat membayar 14,3 juta. Ada selisih 5,7 juta yang ditanggung/dibayarkan oleh jamaah yang gagal berangkat.

Dear Perempuan Lajang, Jangan Mau Menurunkan Standar

perempuan single

 

“Mon, kriteriamu gimana?” tanya seorang rekan kantor. Waktu itu saya masih single di usia 28 tahun. Teman-teman seumuran rata-rata sudah berkeluarga.

“Ya minimal sesama pegawai Kemenkeu lah,”

“Wah, matre juga kamu. Nggak mau hidup susah,”

Eh? Saya tak menyangka akan mendapatkan komentar demikian. Apa salahnya? Toh pegawai di tempat bekerja ada 80 ribu orang, lebih dari setengahnya lelaki. Saya tak mengkhayal terlalu tinggi.

Kalau saya bilang ingin menikah dengan pangeran tampan dari kerajaan, bolehlah saya disadarkan dari angan.


Setiap orang memiliki preferensi jodoh tersendiri. Ada yang ingin memiliki pasangan dengan tingkat pemahaman agama tinggi atau rupa yang menawan hati. Sementara saya menginginkan pasangan yang setara : pemahaman agama, latar belakang keluarga, pendidikan, dan pekerjaan.


Teman yang lain pernah berkata, “Udah Mon, terima saja siapa saja yang datang. Usiamu sudah berapa, kamu mau punya anak umur berapa,”

“Udah Mon, terima saja yang datang. Stok ikhwan sholeh menipis, apalagi yang seusia kita,”

Namun namanya rasa, tak bisa dipaksa. Katanya, jangan pilih-pilih, kamu semakin tua. Tapi masak iya? Menikah dengan siapa saja?


**

Tanya Veronika Asisten Virtual, Inovasi Digital Telkomsel yang Andal

Tanya Veronika Asisten Virtual yang Andal – “Duh, lagi asik-asik nonton drakor, kuota abis, mana malam-malam begini. Perasaan kuota masih banyak? Cek kuota dulu ah,” “Eh, ada promo seru apa ya terkait Telkomsel?” “Wah, pengen ganti kartu SIM Telkomsel jadi 4G nih, harus datang ke Grapari nggak ya?”

Zaman berkembang pesat, pelayanan perusahaan dituntut untuk semakin cepat. Pelanggan ingin segera terlayani, kalau bisa dalam 24 jam sehari.

Memang bisa? Bukannya customer sevice ada jam kerjanya?

Tenang, pelanggan Telkomsel boleh berlega hati. Layanan pelanggan dapat digunakan sepanjang hari. Tak perlu berlama-lama menunggu respon pada jam kerja. Pertanyaan seputar kebutuhan produk dan layanan Telkomsel kini semakin mudah dan cepat terjawab dengan adanya Veronika.

Oh, oh siapa dia?

layanan customer service digital Telkomsel
Sumber gambar : Facebook Page Telkomsel


Veronika, Grapari Virtual dalam Genggaman

Pada awalnya, Telkomsel menghadirkan fitur Veronica (singkatan dari Voice Response and Info Care), sebuah fitur yang bekerja layaknya mesin penjawab pribadi. Apabila kita menelpon nomor Telkomsel yang tak bisa dihubungi lantaran ponsel mati atau di luar jangkauan maka akan ada suara perempuan bernama Veronica yang menjawab. Setelah masuk ke dalam salam yang diberikan oleh Veronica, penelpon dapat meninggalkan pesan yang kemudian akan dibaca oleh penerima telpon ketika ponsel sudah menyala atau mendapatkan sinyal. Veronica ada ketika layanan telpon dan SMS masih dominan.

Seiring perkembangan zaman, komunikasi lebih banyak dilakukan melalui aplikasi pesan instan. Veronica pun tak mau ketinggalan. Ia bertransformasi dari sebuah mesin penjawab menjadi asisten virtual. Veronica pun berubah menjadi Veronika.

Veronika sang asisten digital diluncurkan pada tanggal 24 Agustus 2017. Veronika Telkomsel adalah layanan digital berbasis chat untuk memudahkan pelanggan memperoleh berbagai layanan. Pelanggan Telkomsel dapat menyampaikan permintaan atau pengaduan serta memperoleh informasi seputar layanan cukup melalui chat dengan Veronika saja.

Serba-Serbi Ta’aruf Islami

Apaan sih ta’aruf. Aneh banget masak nikah sama orang yang nggak kenal,


Begitu kesan pertamaku ketika mendengar tentang ta’aruf untuk pertama kali. Rasanya tak mungkin aku menikah dengan laki-laki yang tak ku kenali. Namun, kemudian, mungkin itulah yang dinamakan termakan omongan sendiri

Seorang teman lama yang hanya kontak sesekali tiba-tiba menghubungi. Bertanya padaku apakah aku masih sendiri atau sudah ada yang mengikat hati. Ia hendak memperkenalkan teman kantornya yang sedang mencari seorang istri.

Seumur-umur aku tak pernah mau. Dikenalkan dengan laki-laki yang tak pernah aku tahu. Namun kala itu hatiku mantap melangkah tanpa ragu.

Ya, jalannya jodoh siapa yang tahu. Barangkali ta’aruf adalah cara Allah mempertemukanmu dengan ia yang ditunggu-tunggu.

ta'aruf islami


Pengertian Ta’aruf

Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan ta’aruf? Bagaimana ta'aruf islami itu? Yuk, kita obrolin secara umum di postingan ini, tetapi mudah-mudahan bisa memberikan gambaran yang komprehensif tentang ta’aruf.

9 Tips Produktif Saat WFH yang Penuh Distraksi

tips produktif kerja saat WFH

Rumah mendadak menjelma kantor, rumah mendadak menjelma sekolah. Pandemi membuat banyak hal berubah.

Pandemi memicu pergeseran tatanan kehidupan. Belajar dan bekerja dapat dilakukan dari rumah selagi internet dalam genggaman. Tak perlu berjam-jam menempuh perjalanan atau menembus kemacetan. Rapat dapat dilakukan secara virtual dan pekerjaan kantor tetap dapat diselesaikan tanpa perlu meninggalkan rumah yang nyaman. Sepertinya, menyenangkan bukan?

Namun, tunggu dulu. Bekerja dari rumah artinya memungkinkan lebih banyak distraksi. Anak mungkin saja perlu didampingi. Pekerjaan rumah seolah tiada henti. Tak ada yang menegur bila kita menonton film kesukaan atau bermalas-malasan. Seseorang juga cenderung akan melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu (multitasking) bila berada di rumah karena tak dapat dipungkiri bahwa bekerja dari rumah memiliki berbagai tantangan tersendiri.

Sebuah riset yang dilakukan oleh University of Southern California menunjukkan bahwa melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu (multitasking) justru mengarah pada penurunan produktivitas karena otak akan memerlukan waktu ekstra untuk beralih dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya.

Lalu, bagaimana caranya agar produktivitas tetap terjaga ketika di rumah saja?

Cal Newport seorang profesor pada Georgetown University mempopulerkan istilah “deep work” pada buku yang ia tulis pada tahun 2016. Istilah “deep work” merujuk pada aktivitas profesional yang dihasilkan sebagai buah dari konsentrasi tanpa distraksi yang menekan batas kemampuan kognitif seseorang.

Profesor Newport membagi pekerjaan menjadi “deep work” dan “shallow work” yang menunjukkan proses bekerja. Perbedaan mendasar di antara keduanya yakni “shallow work” dapat dilakukan ketika seseorang terdistraksi dan mudah untuk direplikasi sementara “deep work” menunjukkan kondisi sebaliknya. Istilah “deep work” menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut diniatkan dan diinginkan, bukan sekadar asal terselesaikan.

Tips Bekerja dari Rumah Secara Produktif

Nah, bagaimana menghasilkan cara menghasilkan “deep work”? Saya melihat setidaknya ada sembilan cara yang dapat dilakukan.

Pertama, pahami cara kerja yang paling cocok untuk kita dan susun strategi. Masing-masing orang memiliki strategi yang berbeda untuk meraih produktivitas. Berdasarkan Newport, terdapat empat filosofi “deep work”. Dalam pendekatan monastik, hampir seluruh waktu kita didedikasikan untuk menghasilkan “deep work”. Kita menyingkirkan semua distraksi dan mengasingkan diri demi fokus bekerja. Pendekatan kedua adalah pendekatan bimodal. Dengan pendekatan ini, kita menetapkan sejumlah waktu tertentu untuk mengasingkan diri bekerja dan sisanya adalah waktu bebas. Biasanya, pendekatan bimodal dilakukan dalam basis harian tertentu, beberapa hari untuk bekerja dan beberapa hari untuk waktu bebas.

Cara Memasak Nasi dengan Kompor Gas

cara memasak nasi mudah

Cara memasak nasi dengan kompor gas mudah dilakukan. Di zaman serba elektronik seperti sekarang, memasak nasi seringkali dilakukan dengan rice cooker. Tinggal colokkan rice cooker ke stop kontak dan ceklek. Namun, bagaimana jika listrik mati dan sudah keburu lapar? Nah, tak ada salahnya jika kita mengetahui cara memasaknasi dengan kompor gas, apalagi cara ini simpel dan juga mudah dilakukan.

Memasak nasi dengan kompor gas dapat dilakukan dengan cara mengukus menggunakan dandang. Bagi yang belum tahu, mengukus adalah cara mengolah bahan pangan melalui pemanasan menggunakan uap air mendidih dalam wadah tertutup. Cara ini diajarkan oleh Mama. Hingga sekarang di rumah, Mama masih memasak nasi dengan dikukus meskipun sudah ada rice cooker.

Alat yang dibutuhkan adalah dandang sebagai alat pengukus dan rantang stainless steel untuk tempat beras/nasi. Selain rantang bisa juga menggunakan wadah lain berbahan stainless steel atau kayu, tentu asal masuk ke dalam dandang tersebut ya.

Bagaimana langkah-langkahnya?

Pertama, cuci beras hingga bersih alias tidak keruh. Saya biasanya mencuci beras sebanyak maksimal tiga kali agar vitamin dalam beras tidak hilang.

Kedua, masukkan beras yang telah dicuci bersih dalam rantang. Maksimal hingga setengah rantang saja karena beras akan mengembang.