Featured Slider

Menjadi Ibu Bahagia Bersama Ibupedia

Tatapan Sirwati kosong. Perempuan yang belum genap berusia 20 tahun itu baru saja diamankan oleh Polres Subulussalam lantaran menghilangkan nyawa sang buah hati. Entah setan mana yang merasuki, Kamis pagi 8 Juli lalu, Sirwati menyayat leher bayi berusia enam bulan itu dengan pisau cutter. Ia mengaku depresi lantaran sang suami tak mau membantu mengurus anak dan bersikap tak peduli.

Kasus Sirwati bukanlah yang pertama kali. Tahun lalu, perempuan berusia 23 tahun asal Buton bernama Mulfia juga kedapatan menyayat anak keduanya yang baru berusia empat bulan selain melukai anak sulungnya yang berusia sekitar satu tahun. Pada akhirnya, Mulfia dibebaskan dari segala tuntutan lantaran diyakini mengalami gangguan kejiwaan.
 
Kasus Sirwati dan Mulfia memiliki benang merah. Keduanya sama-sama perempuan muda, memiliki bayi yang baru dilahirkan, dan kurang memperoleh dukungan suami.
 
Keduanya sama-sama mengalami depresi.


 

**

Tips Mudah Menabung Agar Menjadi Kebiasaan

tips menabung cepat untuk pemula


Tips Menabung untuk Pemula – Empat tahun bekerja, tabungan saya masih di bawah sepuluh juta. Padahal rasa-rasanya gaji lumayan dan juga belum ada tanggungan. 

Ke mana uang pergi? Duh, melihat tabungan rasanya perih hati. 

Sampai bertanya-tanya, bagaimana tips menabung dengan mudah dan cepat?

Ya, itu gambaran saya tujuh tahun silam. Kala itu, saya masih menempuh studi D-IV di STAN Bintaro. Sebagai pegawai tugas belajar, saya mendapatkan gaji utuh setiap bulannya ditambah dengan tunjangan belajar. 

Namun, gaya hidup tak terkontrol. Gaji seringkali habis tak bersisa.

Muda, lajang, dan berpenghasilan adalah kombinasi yang potensial untuk menghambur-hamburkan uang. Setiap hari, saya bersama teman-teman makan di luar, nonton, atau berkaraoke. Ya, tak heran jika gaji menguap begitu saja.

Akibatnya, bisa ditebak. Boro-boro bisa berinvestasi. Tabungan pun hanya beberapa juta. Di titik itu, saya tersadar.

Saya harus lebih mengatur keuangan.

Mulai bekerja lagi di tahun 2015 setelah tugas belajar dua tahun adalah titik balik saya untuk mulai menabung. Alasannya, karena saya memiliki tujuan untuk bisa umroh bersama keluarga. Motivasi itu membuat saya mulai mengerem pengeluaran yang tak perlu.

Pelan-pelan, tabungan bertambah. Setelah tabungan saya cukup, saya pun memulai berinvestasi. 

Andai saja saya menabung lebih dini, bisa jadi saya memiliki lebih banyak tabungan dan juga investasi.

Namun, nasi telah menjadi bubur. Jadi, untukmu yang sedang berjuang menabung. Mari kita identifikasi dulu penyebab gagal menabung sebelum saya bagikan tips menabung yang sudah berhasil saya praktikkan. Dari yang tak pernah bisa menabung hingga kini minimal bisa menabung 100 juta dalam setahun!


Penyebab Gagal Menabung

Sebelum mengetahui kiat-kiat untuk menabung, kita perlu mengidentifikasi dulu apa saja kira-kira penyebab gagal menabung.

Menabung itu tidak mudah. Penyebab gagal menabung yang utama adalah kesulitan mengatur keuangan. Sesuatu yang sering kali bisa kita kendalikan.

Yuk, mari kita identifikasi faktor apa saja yang sering membuat gagal menabung berdasarkan pengalaman yang saya alami.

Pertama, gaya hidup boros. Makan adalah kebutuhan tetapi apa yang kita makan menunjukkan gaya hidup. Misalnya, apabila saya jajan di warung, paling-paling saya hanya menghabiskan sepuluh ribu rupiah untuk sekali makan. Namun, saya kerap kali menghabiskan minimal tiga puluh ribu untuk sekali makan di mal bersama teman-teman kala itu.

Ingatlah bahwa menaikkan gaya hidup itu mudah, tetapi menurunkan gaya hidup yang sudah terlanjur tinggi itu susah!


Kedua, tidak memiliki target finansial

Gajian ya gajian saja. Beli barang ya beli saja tanpa berpikir panjang. Nggak ada rencana finansial tertentu untuk dicapai. Katanya, you only live once? Sounds familiar? Ya, itu gambaran saya dulu.

Setelah memiliki target umroh bareng keluarga, barulah kondisi finansial mulai tertata.

SEO Moms Community, Komunitas Belajar SEO Seru untuk Pemula

SEO Moms Community


Bagi seorang blogger, menjadi nomor satu di mesin pencari adalah hal yang sangat krusial. Kelelahan menulis akan terbayar dengan banyaknya pembaca, sesuatu yang diharapkan apabila menjadi peringkat jawara penelusuran pembaca. Dahulu, saya berpikir bahwa Search Engine Optimation/optimasi mesin pencari itu sangat maskulin, tengok saja ragam artikel yang mengikuti lomba SEO, tulisannya sangat ‘lelaki’. Lantas, bagaimana apabila seorang blogger perempuan yang sangat awam SEO hendak memulai?

Mulai darimana dan bagaimana?


Keuntungan Menerapkan SEO

Bayangkan kamu sudah susah payah menulis, riset ke sana ke sini, dan menghabiskan waktu lama untuk menulis di tengah-tengah kesibukan. Kamu pun dengan girang mempublikasikan tulisan dan membagikannya di berbagai media sosial. Namun, ternyata boom… hanya sedikit sekali yang membaca. Bagaimana perasaanmu? Kecewa dan merasa sia-sia?

Nah, untuk mendapatkan lebih banyak pembaca, kamu harus menerapkan SEO. Mengapa SEO? Coba cek sumber trafik blog, darimanakah pembaca terbanyak datang? Saya yakin sebagian besar trafik blog berasal dari Google alias mesin pencari merujuk pada kebiasaan masyarakat era digital untuk googling.

Pengunjung blog yang datang dari mesin pencari bersifat organik alias alami. Berbeda dengan pengunjung yang datang dari blogwalking atau media sosial yang dibagikan. Artinya, pengunjung organik merupakan dasar dari pemasaran blog. Ibarat toko, kamu adalah pedagang yang memiliki etalase paling menarik perhatian di pasar apabila kamu memiliki peringkat mesin pencari tinggi yang cenderung akan berdampak semakin banyak pengunjung blog.  

Semakin banyak pembaca blogmu artinya semakin terbuka berbagai peluang seperti bermanfaat bagi lebih banyak pembaca, memperoleh penghasilan tambahan dari blog, dan sebagainya.  

Oleh karena itu, menerapkan SEO hukumnya wajib bagi para blogger!

Tapi, mulai darimana?

Kalau ada pakar SEO yang mau berbagi ilmu SEO dari nol dengan sabar dan telaten bahkan membimbingmu untuk ikut lomba SEO, kamu mau? Mungkin kamu pikir-pikir, barangkali berbayar? Berita baiknya, ada pakar SEO yang rela berbagi ilmu mahalnya dengan cuma-cuma, khusus untuk blogger wanita. Kok bisa?

Yuk mengenal lebih dekat dengan SEO Moms Community!


SEO Moms Community, Wadah Belajar SEO untuk Pemula

Lelaki itu bernama Sahlan, akrab disapa dengan Qbenk atau bang Q. Hidupnya keras, bertahun-tahun ia mencari penghidupan sebagai kuli bangunan. Ya, pekerjaan yang seringkali tak melek dengan teknologi, apalagi mengakrabi blogger sebagai profesi. Perjalanannya sebagai blogger diawali pada tahun 2003, baru dua tahun sesudahnya ia mulai menekuni dunia blogging dengan serius.

Setelah bertahun-tahun melihat keseriusan sang anak, ibunda bang Q akhirnya luluh dan mengizinkannya untuk berhenti menjadi kuli bangunan. Pada awal tahun 2013, lelaki asal Kubu Raya Kalimantan Barat itu berfokus pada dunia blog dan SEO. Keterbatasan tak menghentikannya terus berkarya. Modal awalnya adalah sebuah komputer bekas Pentium 4 yang dibelinya seharga 700 ribu dan juga sebuah monitor kuno berbentuk tabung. Akses internet pun ia peroleh dari hasil menumpang tetangga yang mengizinkannya membayar 50 ribu per bulan.

Kehidupannya bolehlah keras, tetapi hatinya lembut bagai kapas. Kepergian Mudiyah binti Sangaran, sang ibunda tercinta, untuk selamanya pada November 2019 memberikan sebuah tekad bagi bang Q untuk menjadi insan yang lebih bermanfaat. Hingga akhirnya pada tanggal 25 Januari 2020, bang Q mendirikan SEO Moms Community sebagai sebuah bentuk dedikasi untuk sang ibunda.

Lelaki itu sangat ingin agar para ibu, khususnya para blogger wanita, untuk semakin berdaya dalam karya. Tujuan utama SEO Moms Community adalah edukasi demi peningkatan kualitas blogger perempuan Indonesia. Bang Q membagikan materi SEO secara sederhana dan mudah dipahami melalui grup Whatsapp SEO Moms Community. 

Tipe Soal Error Recognition dalam Tes TOEFL dan Tips Mengerjakannya dengan Cepat dan Tepat

­­tips mengerjakan soal error recognition dalam tes toefl


Tips Mengerjakan Soal TOEFL - Halo teman-teman, melanjutkan tulisan paling banyak dibaca di blog ini yang berjudul “Tips Mengerjakan Tes Bahasa Inggris dengan Tepat dan Cepat”, kali ini saya mau membahas tips mengerjakan tipe soal error recognition alias mencari mana yang salah di antara empat opsi jawaban secara lebih mendalam. Tipe soal error recognition merupakan salah satu tipe soal dalam tes TOEFL, tes bahasa Inggris untuk melanjutkan kuliah atau mencari pekerjaan. 


Bagaimana tips mengerjakan tes TOEFL?


Tipe soal error recognition, menurut saya, lebih mudah daripada mengerjakan structure and written expression karena mencari-cari mana yang salah lebih mudah daripada mencari mana yang benar. Kita tak perlu tahu apa jawaban benar walau tahu itu salah. Bahasa adalah tentang rasa. Well, grammar is kind of. Semakin kita berlatih, rasa berbahasa akan semakin terasah.

 

Tips utama dalam mengerjakan soal tipe ini adalah baca sekilas opsi jawaban, lihat kata sebelum dan sesudah opsi jawaban. Terkadang kita bisa langsung tahu jawaban. Selanjutnya pegang apa yang tidak digarisbawahi sebagai pedoman karena bagian kalimat yang tidak digarisbawahi merupakan bagian kalimat yang benar bukan?

 

Ingat dalam mengerjakan tes TOEFL atau tes Bahasa Inggris lain yang terdapat tipe soal error recognition, kita juga berkejaran dengan waktu. Jadi, kita tak hanya harus tepat dalam mengerjakan, tetapi juga harus cepat.

 

Pada tipe soal error recognition, kita bisa langsung memilih opsi yang error tanpa harus membaca keseluruhan kalimat. Kok bisa?

 

Misalnya :

 

Supersonic flight is flight that is faster the speed of sound

          A                                    B                  C                       D

 


Pada contoh soal di atas, opsi C sudah jelas merupakan jawaban alias kesalahan yang kita cari. Mengapa? Karena pada faster yang menunjukkan perbandingan/comparative akan selalu diikuti oleh than sehingga opsi C jelas salah.

 

Contoh :

The counterpart of a negative electrons is the positive proton.

              A          B                         C                     D



Pada kalimat di atas, pilihan C pasti merupakan pilihan yang salah karena a yang menunjukkan benda tersebut tunggal harus diikuti oleh kata benda tunggal yakni electron.      

 

Nah, untuk meningkatkan kemampuan mengerjakan soal error recognition, mari kita identifikasi jenis soal error recognition yang seringkali keluar di dalam tes Bahasa Inggris.

 

Pertama, penggunaan kata depan (preposition) yang tepat


Misalnya penggunaan in, at, on, from, before, after, etc.

 

Contoh soal :

The biggest mistake people can make with their dogs is to treat them alike humans

                                                                        A            B               C       D

Jawaban : D. Alike merupakan opsi yang tidak tepat, seharusnya like. Mengapa? Karena kalimat di atas membutuhkan preposisi yakni like.

 

Hint : Alike merupakan adjective/adverb yang tidak membutuhkan kata benda untuk menjadi kalimat sempurna sedangkan like sebagai preposisi/kata depan butuh kata benda sesudahnya. Pada contoh kalimat di atas, D pasti opsi yang salah karena terdapat kata benda (humans) setelah alike.

 

Contoh soal :

 

The body depends in food as its primary source of energy

                    A        B          C  D

Preposisi yang tepat untuk kata kerja depend adalah on.

 

 
Kedua, penggunaan tenses

Tipe soal error recognition berikutnya terkait 16 tipe tenses.

 

Contoh soal :

Mosquitoes will accepts the malaria parasite at only one stage of the parasite’s

                               A                 B                            C

complex life cycle

      D

Pilihan A pasti merupakan pilihan yang salah karena will/can/should/would/etc sebagai modal auxiliary harus diikuti oleh Vo atau kata kerja dasar tanpa tambahan apapun (s/-ed/-ing) sehingga will accepts tidak tepat harusnya will accept. Jadi, jika sudah yakin A pasti salah, kita tidak perlu membaca pilihan lain. Hemat waktu!

 

Resep dan Cara Memasak Rendang Gampang Ala Mertua

Jalan-jalan ke kota Bukittinggi
Jangan lupa melihat Jam Gadang
Buat sajian istimewa di Hari Raya Idul Fitri
Jangan lupa memasak rendang

Siapa yang tak kenal rendang? Masakan khas ranah Minang yang pernah menduduki urutan pertama dalam daftar World's 50 Most Delicious Foods yang dikeluarkan oleh CNN International bisa dibilang merupakan sajian istimewa. Empuknya daging yang berpadu dengan rempah-rempah yang kaya akan membuat lidah berdecak. Nyummy!


Nah, bagaimana resep dan cara memasak rendang? Apakah susah?


Ternyata, tidak juga. Mama mertua yang asli Solok, sekitar satu jam dari Padang, memasak rendang dengan bumbu-bumbu yang relatif mudah didapatkan. Mungkin hanya daun ruku-ruku saja yang tidak terlalu familiar.

Ingin Terhindar dari Investasi Bodong Skema Ponzi? Ini Tipsnya

Tips agar terhindar dari investasi bodong skema ponzi


Pernahkah kamu membayangkan sudah susah payah menabung lalu kamu menginvestasikan uang tabunganmu dengan harapan mendapatkan imbal hasil, eh malah zonk? Jangankan imbal hasil, uang yang diinvestasikan seperti menguap begitu saja. Ibarat ingin untung tapi malah jadi buntung.

Jangan sampai kejadian di kamu, cukup saya saja yang merasakannya!

Kalau kamu ingat tentang kehebohan First Travel di tahun 2017 lalu, saya adalah salah satu korbannya. Kala itu, First Travel sempat menjadi perbincangan lantaran gagal memberangkatkan sekitar 58 ribu calon jama’ah. Uang jama’ah digelapkan oleh suami istri pemilik First Travel, Andika Surachman dan Annisa Hasibuan.

Hal tersebut sangat mengejutkan mengingat pada November 2014 First Travel pernah mendapatkan penghargaan MURI karena menyelenggarakan manasik yang diikuti 20 ribu calon jamaah di Gelora Bung Karno.

Bagaimana First Travel bisa mendapatkan puluhan ribu jama’ah? Promo umroh murah jawabannya. First Travel mengusung tagline “Harga Kaki Lima, Fasilitas Bintang Lima,”.

Dengan hanya membayar 14,3 juta rupiah saja, jama’ah bisa berangkat ke tanah suci. Padahal harga umroh yang lazim ditawarkan minimal sekitar 20 juta rupiah per orang.

Pengalaman Tertipu First Travel Skema Ponzi

Singkat cerita, saya termasuk salah satu dari puluhan ribu calon nasabah yang gagal berangkat. Sebanyak 42,9 juta rupiah sudah saya setorkan ke First Travel di tahun 2016 (disetor bertahap dari tahun 2015), berharap saya bisa umroh bersama ayah dan adik di tahun 2017.

Gagal berangkat. Uang hilang.

Mengapa saya bisa tertipu? Selain karena harga murah, saya percaya dengan First Travel karena Mama berangkat umroh dengan First Travel pada tahun 2014 (Mama waktu itu berangkat dengan Budhe, kakak Mama). Mama memberikan testimoni bahwa fasilitas yang diberikan bagus. Belum lagi, teman dekat Budhe ada yang sudah berkali-kali umroh menggunakan First Travel, tidak pernah bermasalah.

Kalau tidak ada pengalaman keluarga, tentu tidak semudah itu saya percaya.

Nah, mengapa Mama dan jamaah lainnya bisa berangkat? Singkatnya, selisih antara biaya umroh fasilitas bintang lima dengan biaya yang dibayarkan jamaah berangkat itu ditanggung oleh jama’ah yang gagal berangkat.

Misal, biaya umroh sesungguhnya 20 juta sementara jamaah berangkat membayar 14,3 juta. Ada selisih 5,7 juta yang ditanggung/dibayarkan oleh jamaah yang gagal berangkat.

Dear Perempuan Lajang, Jangan Mau Menurunkan Standar

perempuan single

 

“Mon, kriteriamu gimana?” tanya seorang rekan kantor. Waktu itu saya masih single di usia 28 tahun. Teman-teman seumuran rata-rata sudah berkeluarga.

“Ya minimal sesama pegawai Kemenkeu lah,”

“Wah, matre juga kamu. Nggak mau hidup susah,”

Eh? Saya tak menyangka akan mendapatkan komentar demikian. Apa salahnya? Toh pegawai di tempat bekerja ada 80 ribu orang, lebih dari setengahnya lelaki. Saya tak mengkhayal terlalu tinggi.

Kalau saya bilang ingin menikah dengan pangeran tampan dari kerajaan, bolehlah saya disadarkan dari angan.


Setiap orang memiliki preferensi jodoh tersendiri. Ada yang ingin memiliki pasangan dengan tingkat pemahaman agama tinggi atau rupa yang menawan hati. Sementara saya menginginkan pasangan yang setara : pemahaman agama, latar belakang keluarga, pendidikan, dan pekerjaan.


Teman yang lain pernah berkata, “Udah Mon, terima saja siapa saja yang datang. Usiamu sudah berapa, kamu mau punya anak umur berapa,”

“Udah Mon, terima saja yang datang. Stok ikhwan sholeh menipis, apalagi yang seusia kita,”

Namun namanya rasa, tak bisa dipaksa. Katanya, jangan pilih-pilih, kamu semakin tua. Tapi masak iya? Menikah dengan siapa saja?


**