Investasi Surat Berharga Negara: Investasi Aman dari Kita untuk Kita

Sebuncah haru menyelimuti dada. Rekening bertambah tujuh digit. Begini rasanya memiliki gaji sendiri setelah dua puluh satu tahun hidup di dunia. “Mama, aku gajian, Ma,” seruku melalui telepon dengan gembira. Sejumlah nominal saya berikan kepada orang tua. Rasanya sungguh bangga, bisa menghasilkan uang dari jerih payah sendiri.
Hari berganti hari, saya pun semakin terbiasa dengan kehidupan ibu kota. Ajakan makan enak di mal, nonton, jalan-jalan, ayo saja. Saya ingin menikmati uang hasil jerih payah sendiri. Namun, sayang sekali, saat itu saya masih belum bijaksana dalam mengelola keuangan. Pundi-pundi rupiah seakan menguap begitu saja. Ketika teman-teman membicarakan tentang rencana masa depan mereka seperti menikah atau membeli rumah, saya seperti tertampar. Tabungan cukup tipis untuk hitungan orang yang sudah dua tahun bekerja. 
Saya tak bisa terus begini..

3 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menggunakan KPR Syariah untuk Pembiayaan Rumah




Membeli rumah pada dasarnya bukan merupakan aktivitas yang mudah. Selain mempertimbangkan jenis bangunan, pembiayaan dari harga jual rumah tersebut turut menjadi faktor kerumitan dalam memboyong sebuah rumah. Permasalahan pembiayaan rumah saat ini pada dasarnya telah terjawab dengan keberadaan fitur Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang mana para konsumen dapat memiliki rumah dengan skema pembiayaan cicilan per bulan. Dewasa ini, skema pembiayaan KPR di Indonesia dibedakan menjadi dua  yakni KPR konvensional dan KPR Syariah.

Dalam satu dekade terakhir, KPR Syariah mendapatkan tempat sebagai fitur kemudahan dalam pembiayaan rumah-rumah secara jangka panjang. Secara garis besar, popularitasnya dikarenakan skema pembayaran dengan cicilan bernominal tetap. Secara historis, pengaplikasian awal KPR syariah diketahui hanya terbatas pada pembiayaan rumah-rumah di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Misalnya rumah dijual di Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

KPR syariah didefinisikan sebagai fasilitas pinjaman rumah yang dikeluarkan disalurkan oleh bank-bank syariah yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keungan dengan prinsip-prinsip yang berbasis syariat Islam. Meskipun saat ini banyak perumahan-perumahan berlabel syariah seperti beberapa proyek rumah dijual di Bogor tipe syariah, KPR syariah pada dasarnya adalah skema pembiayaan yang bersifat general. Tidak hanya dapat meng-cover perumahan-perumahan syariah seperti rumah dijual di Bogor, KPR Syariah kini juga dapat meng-cover hunian-hunian konvensional yang ada.

Menggenggam Hidayah : Perjalanan Panjang Menemukan Islam


Jika kamu tidak terlahir muslim, apakah kamu akan terus berada di jalan ini?

Tujuh tahun lalu, di sebuah masjid aku menyaksikan seorang teman kuliah mengucapkan dua kalimat syahadat. Bergetar dadaku demi memandang seorang perempuan yang dulunya aktivis agamanya telah menjadi seorang muslimah. Ada secuil rasa iri yang menyergap pikiranku kala itu.
“Enak ya dia... Masuk Islam dosanya terhapus semua,”

Namun, satu kalimat yang barangkali terucap serampangan bisa menimbulkan konsekuensi panjang...


***

Tujuh Alasan Traveling ke Kota Solo

Traveling ke Solo - Angin sepoi-sepoi seolah membelai lembut, suasana sore itu terasa begitu menyenangkan. Jauh dari hiruk pikuk ibukota, kami berteduh di bawah sebuah pohon rindang. Di Keraton Solo kami asyik berbincang sembali sesekali mengamati orang-orang yang berlalu lalang.

Tenang, begitulah saya mendeskripsikan Kota Solo, salah satu kota di Jawa Tengah yang menjadi destinasi favorit liburan, entah bersama teman-teman atau keluarga. Jika bersama keluarga, kami lebih suka menikmati wisata kuliner bersama di Kota Solo yang kami singgahi sebelum tiba di Sragen, kota kelahiran Mama. Jika bersama teman-teman, kami lebih suka mengeksplorasi Kota Solo dan sekitarnya.

Dengan akses transportasi yang saat ini semakin mudah, Kota Solo dapat dicapai dengan berbagai moda. Dari Jakarta, ada sekitar sepuluh penerbangan langsung setiap harinya yang bisa ditempuh dalam waktu satu jam lima belas menit saja. Jika memilih menggunakan mobil, dengan konektivitas jalan tol yang semakin baik, perjalanan Jakarta-Solo bisa ditempuh hanya dalam waktu sekitar tujuh jam, jarak tempuh sekitar 500 km dalam waktu yang tak terlalu lama. Kalau dari kota kelahiran saya di Semarang, dengan adanya tol yang terhubung, kini cukup 1,5 jam untuk mencapai Kota Solo atau kota yang memiliki nama lain Surakarta.