Monilando's

Life. Books. Traveling. Socmed

Wednesday, October 16, 2019

Ingin Liburan Makin Seru dan Ceria? Ayo Coba Traveloka Xperience Saja

Akhir pekan adalah dua hari yang membahagiakan. Setuju, kan? Terlebih untuk pegawai kantoran seperti saya yang selama lima hari berjibaku dengan setumpuk pekerjaan. Biasanya saya dan suami membagi menjadi satu hari untuk beres-beres rumah dan istirahat serta satu hari untuk liburan. Untuk liburan besar, kami mengagendakan dua kali dalam satu tahun, maklum membutuhkan cuti dan alokasi anggaran. Namun, setiap pekannya, harus ada agenda untuk menyegarkan pikiran. Tak perlu jauh-jauh, dalam kota Jakarta pun sudah ada banyak hiburan.

Apa Itu Traveloka Xperience?

Tak dapat dipungkiri, Jakarta menyediakan banyak pilihan untuk menikmati akhir pekan. Terkadang, kami sekadar cuci mata di mal, jalan-jalan di taman, atau makan di restoran. Nah, akhir pekan lalu kami ingin mencoba pengalaman baru yang lebih berkesan.

Melihat advertorial Traveloka Xperience di media sosial membuat saya penasaran. Jempol saya pun scroll Traveloka, salah satu aplikasi terpopuler di Indonesia dalam hal penyedia aneka rupa layanan perjalanan. Yuk, intip video perkenalan Traveloka Xperience (bersumber dari akun Youtube Traveloka) berikut :


Traveloka Xperience adalah salah satu fitur di Traveloka yang menyediakan layanan gaya hidup dan hiburan. Terdapat banyak sekali pilihan untuk membuat hari semakin menyenangkan. Saat ini, dua belas kategori terpampang dalam satu laman. Mulai dari pemesanan tiket bioskop, perawatan kecantikan di salon atau spa, hingga yang agak serius seperti kelas dan workshop, serta berbagai aktivitas dan kegiatan.
traveloka xperience
Sumber : Traveloka, infografis oleh monilando.com

Libur Seru Akhir Pekan dengan Traveloka Xperience

Dengan bersemangat, saya pun menjelajahi Traveloka. Sepertinya, asyik nih kalau mencari aktivitas akhir pekan yang bisa menambah keceriaan sebelum kembali bekerja. Ketika memencet klik salah satu kategori, Traveloka langsung mendeteksi lokasi saya berada. Pilihan saya kali ini jatuh pada atraksi gondola yang berada di Taman Impian Jaya Ancol yang tak jauh dari rumah, harga terjangkau, dan belum pernah saya coba sebelumnya.

Hari Jumat tanggal 11 Oktober 2019, saya memesan dua tiket untuk saya dan suami. Kami berencana naik gondola hari Sabtu esoknya. Sepertinya menyenangkan naik gondola bersama kesayangan sembari menikmati pemandangan.

Dan wohoo.. benar sekali, kami berdua sangat menikmati. Dua puluh menit di atas gondola seakan tak cukup, rasa-rasanya ingin menambah durasi. Dari atas kereta gantung warna biru, kami menyaksikan lanskap teluk Jakarta dan berbagai wahana Dunia Fantasi. Sambil bercerita apa saja, jarak tempuh 2,4 kilometer berlalu tanpa kami sadari.

Kalau kamu tertarik merasakan sensasi naik gondola Ancol, kamu bisa berkunjung kapan saja karena sarana rekreasi ini buka setiap hari. Ohya, kapasitas maksimal gondola bisa untuk enam orang, jadi bisa naik gondola dari sendiri hingga beramai-ramai.  

Dengan memesan tiket wahana wisata melalui Traveloka Xperience, liburan semakin dipermudah.  Saya hanya perlu klik-klik di gawai saja sebelum hari H- liburan dan kemudian ketika tiba di loket tiket tinggal menunjukkan kode QR pemesanan. Dalam dua menit, dua lembar tiket pun berpindah. Sangat praktis dan sama sekali tak susah. 

#XperienceSeru liburan akhir pekan naik gondola bersama Traveloka Xperience. Dokumentasi pribadi

11 Keunggulan Traveloka Xperience

Traveloka Xperience merupakan salah satu fitur terbaru Traveloka (rebranding dari fitur yang sebelumnya bernama ‘aktivitas dan rekreasi) yang agaknya akan menjadi fitur unggulan. Setidaknya Traveloka Xperience memiliki 11 (sebelas) keunggulan :


Traveloka Xperience merupakan salah satu fitur terbaru Traveloka (rebranding dari fitur yang sebelumnya bernama ‘aktivitas dan rekreasi’) yang agaknya akan menjadi fitur andalan. Setidaknya Traveloka Xperience memiliki 11 (sebelas) keunggulan :

1. Reputasi tepercaya

Siapa yang meragukan reputasi Traveloka? Traveloka merupakan salah satu unicorn startup di Indonesia yakni perusahaan yang memiliki nilai (valuasi) lebih dari $1 miliar. Nah, tentu perusahaan sebesar itu telah terbukti tepercaya dan kecil kemungkinan untuk memberikan kualitas layanan asal-asalan. Bagi saya sebagai traveler, reputasi penyedia jasa merupakan salah satu faktor terpenting. Jangan sampai sudah pesan kebutuhan liburan dan ternyata ‘zonk’ alias kena tipu provider bodong. 


2. Banyak pilihan

Saat ini terdapat dua belas kategori pada Traveloka Xperience yang disediakan oleh lebih dari sepuluh ribu mitra. Artinya, banyak sekali pilihan produk yang bisa dipilih sesuai selera, kebutuhan dan ketersediaan dana. 


3. Mudah dan praktis 

Pemesanan produk atau layanan dalam Traveloka Xperience bisa dilakukan dalam lima menit saja (dengan catatan pembayaran cepat dilakukan). Setelah klik pesan, isi data pemesan, bayar, dan e-voucher pun langsung terbit. Enaknya pesan di Traveloka, e-voucher langsung ada di aplikasi dan dikirim juga ke e-mail kita tak lama setelah pembayaran diterima. 



4. Tersedia di dalam dan luar negeri

Saat ini Traveloka Xperience sudah tersedia setidaknya di empat belas negara di berbagai belahan dunia. Mulai dari negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina hingga negara di Asia lainnya yang meliputi Jepang, Korea Selatan, dan China. Terdapat pula layanan Traveloka Xperience di Australia dan Selandia Baru hingga ke negara di benua Eropa seperti Prancis, Inggris, dan Turki. Jadi, jika kita berwisata ke negara-negara tersebut, tinggal buka Traveloka Xperience untuk semakin memaksimalkan pengalaman vakansi.


5. Hemat

Ya, membeli produk atau layanan melalui Traveloka Xperience banyak potongan harganya. Misalnya, tiket gondola Ancol untuk hari kerja sebesar Rp60 ribu per orang dan harga tiket untuk akhir pekan sebesar Rp70.000,00 per orang. Ketika saya memesan tiket gondola melalui Traveloka Xperience untuk liburan akhir pekan, saya hanya perlu membayar Rp40.800,00 per orang alias diskon hampir separuh harga. Lumayan hemat.


6. Banyak Promo

Traveloka agaknya royal dalam memanjakan para pelanggan setia. Ketika membuka fitur Xperience, selalu ada promo yang menggoda. Siapa yang tak suka potongan harga? Promonya bermacam-macam pula. Mulai dari promo jika melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit bank tertentu hingga promo dengan menggunakan kode kupon tertentu di berbagai kategori. Jadi, sebelum mengeksplorasi Traveloka Xperience, ada baiknya membuka fitur “see all promos” terlebih dahulu di aplikasi.


7. Lengkap 

Apa saja yang dibutuhkan oleh traveler selama liburan di luar tiket transportasi dan akomodasi? Bisa dibilang, Traveloka Xperience adalah satu fitur yang menyediakan semua kebutuhan perjalanan. 

Tiket masuk tempat wisata? Ada. Paket tur? Ada. Transportasi lokal di kota atau negara tujuan? Ada. Kartu SIM telepon atau internet? Ada. Voucher makanan dan minuman di restoran? Ada. Lengkap dan sangat praktis karena tak perlu mencari kemana-mana lagi, semua sudah tersedia.


8. Bisa menjadi panduan menyusun itinerary liburan

Salah satu travel hack yang saya lakukan dalam menyusun itinerary liburan adalah mengintip produk atau layanan yang ada di Traveloka Xperience. Berbagai pilihan bisa menjadi panduan dalam menentukan destinasi wisata. Misalnya, kita mau berjalan-jalan di Singapura? Mau kemana? Pilihan atraksi, tiket wisata, atau voucher restoran yang ada di Traveloka Xperience menunjukkan rekomendasi di suatu kota atau negara karena laris dibeli dan laku dijual, kan? Nah, dari situ, kita bisa menyusun itinerary, apalagi jika pergi ke negara yang belum pernah dikunjungi.


9. Banyak pilihan cara pembayaran

Traveloka sangat memudahkan pengguna dalam melakukan pembayaran. Ada banyak opsi pembayaran yang ditawarkan. Mulai dari transfer bank, direct debit, saldo uangku, kartu kredit, pembayaran di Alfamart atau Indomaret, CIMB Clicks, BCA Klikpay, hingga Traveloka Paylater jika ingin melakukan pembayaran ke Traveloka secara cicilan. Jadi, tinggal pilih mana yang menurut kita paling nyaman digunakan. 



10. Layanan Easy Access

Enggan mengantri untuk membeli tiket masuk wahana wisata? Traveloka menawarkan fasilitas easy acess untuk berbagai wahana wisata. Untuk masuk Dunia Fantasi, misalnya, cukup dengan memindai kode QR pada e-voucher yang ada pada aplikasi di gawai ke pintu masuk, tidak perlu ke loket pembelian tiket. Tidak perlu lelah dan lama mengantri. 


11. Layanan Pelanggan 24 Jam

Ada pertanyaan atau keluhan seputar pemesanan Traveloka Xperience? Traveloka menyediakan berbagai saluran layanan pelanggan yang siap sedia selama 24 jam sehari dan menjanjikan respon cepat maksimal dalam setengah jam. Pertanyaan bisa disampaikan melalui formulir web, surat elektronik ke layanan pelanggan Traveloka, obrolan (chat) melalui browser, dan panggilan telpon ke nomor layanan.

Nah, dengan banyak keunggulan di atas, jangan ragu-ragu untuk menggunakan fitur Traveloka Xperience untuk menciptakan #XperienceSeru dan ceria. Liburan adalah sesuatu yang perlu diagendakan karena seperti disebutkan dalam sebuah quote terkenal, “travel is the only thing you buy that makes you richer,” 

Jadi, mau kemana kita? 

***

Disclaimer : artikel ini diikutsertakan pada Kontes Blog #XperienceSeru dengan Traveloka. 

Referensi :
  1. https://blog.traveloka.com/tips/lengkapi-pengalaman-liburan-kamu-dengan-traveloka-xperience/
  2. https://www.ancol.com/id/destination/gondola
  3. https://travelmaker.id/2019/05/28/traveloka-xperience-jalin-kolaborasi-strategis-dengan-jawa-timur-park-group/

Monday, September 30, 2019

Bagaimana Cara Agar Menjadi Orang yang Penuh Hoki?


Apakah Anda percaya bahwa manusia membuat nasib baik dan buruknya sendiri? Atau apakah Anda percaya bahwa ada manusia yang memiliki keberuntungan bagus (good fortune) sementara ada yang seringkali memiliki nasib sial?
Saya memiliki seorang teman, orang-orang memanggilnya ‘si bos’ lantaran ia terkenal memiliki tingkat hoki yang tinggi. Ia menyaksikan Piala Dunia 2014 di Brazil, menonton konser Rihanna di Paris, dan menjelajah berbagai negara di dunia secara cuma-cuma. Belum lagi, berbagai hadiah seperti laptop dan ponsel pintar spek tertinggi yang berhasil ia dapatkan. Semua ia peroleh dari memenangkan kuis demi kuis yang diselenggarakan di media sosial. Contoh dari betapa beruntung ia adalah ia mendapatkan ponsel terbaru hanya dengan meninggalkan komentar di sebuah foto produk tertentu, menjadi satu yang terpilih dari sepuluh ribu komentar yang ada pada kolom komentar produk tersebut.

Bagaimana ia bisa selalu hoki? Saya menanyakan apa amalan rahasianya. Dia tertawa.

Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa keberuntungan terkait dengan hal-hal di luar kuasa manusia atau ada orang-orang yang dilahirkan untuk menjadi ‘beruntung’. Namun, sebuah riset ilmiah berjudul "The Luck Factor" yang dilakukan oleh Richard J. Wiseman, seorang profesor di bidang psikologi pada Universitas Hertfordshire, selama sepuluh tahun menunjukkan bahwa orang menciptakan keberuntungan atau ketidakberuntungannya sendiri. Kabar menggembirakannya adalah manusia bisa meningkatkan tingkat kehokian dalam hidupnya.

Bagaimana?

Lebih lanjut lagi, riset yang dilakukan oleh Profesor Wiseman menunjukkan bahwa orang-orang yang beruntung menghasilkan keberuntungan mereka sendiri melalui empat prinsip dasar.

Pertama, orang-orang yang beruntung cenderung pandai menyadari adanya kesempatan dan mampu memaksimalkannya. Orang yang beruntung cenderung lebih relaks dalam menjalani hidup dan terbuka terhadap pengalaman baru.

Kedua, orang-orang yang beruntung menciptakan keputusan yang mendatangkan keberuntungan dengan mendengarkan intuisi mereka. Mereka mengikuti firasat mereka dan melakukan hal-hal yang bisa meningkatkan kemampuan intuisi, seperti refleksi diri dan meditasi.

Saturday, August 10, 2019

7 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan untuk Turut Menjaga Lingkungan




Tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan negara produsen sampah plastik terbesar kedua sedunia? Tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan negara produsen sampah makanan terbesar kedua sedunia?

Sampah merupakan salah satu permasalahan besar yang dihadapi dunia dewasa ini. Dampak negatif sampah bisa menyebar begitu luas, misalnya lingkungan yang tercemar, sanitasi yang buruk, terganggunya ekosistem laut, dan lain sebagainya. Komposisi sampah di Indonesia terdiri dari sampah organik sebesar 50%, sampah plastik sebesar Mirisnya, sebagaimana dikutip dari Kompas, dari seluruh timbulan sampah plastik tersebut, hanya sekitar 10-15 persen yang akhirnya didaur ulang. Sementara sejumlah 60-70 persen ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan 15 persen-30 persen sisanya belum terkelola. Sampah plastik yang belum terkelola sebagian besar berakhir di lautan yakni sejumlah 8,8 juta ton sampah plastik setiap tahunnya.

Upaya menjaga lingkungan membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak seperti pemerintah, pengusaha, aktivis lingkungan, dan masyarakat. Berikut 7 hal yang saya coba terapkan dalam upaya turut menjaga lingkungan :

1. Konsumsi makanan secukupnya
Sebisa mungkin saya meminimalisasi stok makanan berlimpah di rumah. Bukan apa-apa, stok makanan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko dibuang. Jadi cukup stok makanan seperlunya yang kira-kira akan habis dikonsumsi. Selain itu, usahakan memasak atau membeli makanan dalam jumlah yang kira-kira pas untuk penghuni rumah untuk meminimalisasi makanan tersebut tidak termakan.

2. Beli kemasan dalam ukuran besar

Jika membeli suatu produk, upayakan untuk membeli produk dalam ukuran besar. Misalnya, membeli shampo dalam botol ukuran besar daripada ukuran sachet. Produk dalam ukuran kecil dapat menimbulkan lebih banyak sampah.

3. Membawa tempat makan dan minum sendiri
Tak ada salahnya jika kita membiasakan diri membawa kotak makan dan minum sendiri ketika membeli makanan atau minuman (sebagian toko yang menjual minuman memperbolehkan pembeli menggunakan tumbler pribadi). Hal tersebut dapat mengurangi sampah dari produk yang sekali pakai seperti tempat makanan atau minuman.

Tuesday, July 30, 2019

Investasi Surat Berharga Negara: Investasi Aman dari Kita untuk Kita

Sebuncah haru menyelimuti dada. Rekening bertambah tujuh digit. Begini rasanya memiliki gaji sendiri setelah dua puluh satu tahun hidup di dunia. “Mama, aku gajian, Ma,” seruku melalui telepon dengan gembira. Sejumlah nominal saya berikan kepada orang tua. Rasanya sungguh bangga, bisa menghasilkan uang dari jerih payah sendiri.
Hari berganti hari, saya pun semakin terbiasa dengan kehidupan ibu kota. Ajakan makan enak di mal, nonton, jalan-jalan, ayo saja. Saya ingin menikmati uang hasil jerih payah sendiri. Namun, sayang sekali, saat itu saya masih belum bijaksana dalam mengelola keuangan. Pundi-pundi rupiah seakan menguap begitu saja. Ketika teman-teman membicarakan tentang rencana masa depan mereka seperti menikah atau membeli rumah, saya seperti tertampar. Tabungan cukup tipis untuk hitungan orang yang sudah dua tahun bekerja. 
Saya tak bisa terus begini..
Sebagai seorang pegawai negeri, nominal yang saya terima setiap bulannya sudah terukur. Dengan pemasukan yang bisa dibilang tetap, saya bisa menghitung jumlah maksimal yang bisa disisihkan untuk ditabung. Sosokku sebagai anak pertama dari keluarga dengan kondisi ekonomi sederhana membuat saya harus memutar otak untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Saya pun memutuskan untuk menjadi distributor sebuah merek hijab bersama adik perempuan. Lumayan, minimal saya bisa mendapatkan tiga juta rupiah setiap bulan kala itu.
Namun, lambat laun, saya merasa keteteran. Berjualan menguras energi dan juga waktu. Saya tak enak bila mengganggu jam kerja sebagai pegawai sehingga akhirnya memutuskan berhenti berjualan. Nah, bagaimana menghasilkan penghasilan tambahan? Investasi adalah solusi.

Mengapa Harus Berinvestasi?

Ada dua pilihan untuk menambah nominal tabungan bagi seorang pegawai yakni menambah pemasukan atau mengurangi pengeluaran. Pilihan pertama lebih menggoda dan menantang. Nah, bagaimana caranya menambah pemasukan? Bisa melalui berjualan atau investasi. Opsi berjualan pernah saya coba tapi hanya bertahan selama dua tahun karena berjualan membutuhkan fokus yang tinggi, sesuatu yang tak bisa saya lakukan karena saya juga bekerja apalagi terkadang lembur. Otomatis, opsi investasi adalah pilihan yang lebih masuk akal.
Terdapat dua jenis investasi yakni investasi sektor riil dan sektor non riil. Investasi sektor riil merupakan investasi pada aset yang berwujud seperti investasi pada properti, tanah, emas, dan sebagainya. Adapun investasi sektor non riil atau sektor finansial merupakan investasi pada aset yang tak berwujud pada aset keuangan seperti saham, reksa dana, obligasi, dan sebagainya. 
Sebenarnya, apa manfaat investasi? Secara umum, ada tiga alasan utama mengapa kita harus berinvestasi : 
Pertama, investasi sebagai sumber pemasukan tambahan. Uang yang diinvestasikan bisa memberikan nilai tambah alias sumber pemasukan baru dibandingkan misalnya hanya disimpan saja dalam bentuk tabungan. Terlebih lagi, nilai uang dalam tabungan digerus oleh inflasi yang mana rata-rata inflasi di Indonesia berkisar antara 3-5% dalam sepuluh tahun terakhir. Investasi dapat memberikan imbal hasil yang menarik melebihi tingkat inflasi.  Misalnya invetasi Surat Utang Negara (SUN) untuk tenor 10 tahun memberikan imbal hasil sekitar 7% yang melebihi tingkat inflasi.
Kedua, investasi mampu menghasilkan passive income yakni pendapatan yang kita peroleh tanpa harus terlibat aktif. Kata orang, biarkan investasi kita ‘jalan’ sementara kita jalan-jalan. Contoh penghasilan pasif seperti menerima pembayaran bulanan dari menyewakan kamar kos. 
Ketiga, merencanakan masa depan melalui investasi. Peruntukan investasi dibagi menjadi dua yakni investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Misalnya, investasi pada logam mulia lebih tepat jika diperuntukkan jangka panjang. 

Investasi Harus Aman

Pernah membaca tentang penipuan berkedok investasi Pandawa Group yang sempat menghebohkan di tahun 2017?  Pernah mendengar kasus investasi bodong alias investasi fiktif? Satgas Waspada Investasi sebagaimana dikutip oleh Kontan2 menyebutkan bahwa total nilai kerugian masyarakat akibat investasi bodong mencapai Rp88,8 triliun dalam kurun waktu 2008-2018 atau hanya dalam sepuluh tahun.
Mengerikan ya? Bayangkan kamu sudah susah payah menyisihkan penghasilanmu untuk ditabung kemudian sebagian dari tabunganmu itu kamu investasikan. Kamu membayangkan mendapatkan imbal hasil dari investasimu itu. Apesnya, alih-alih untung malah buntung. Uangmu dibawa lari oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
Nah, untuk itu kita perlu memastikan bahwa investasi yang kita lakukan aman. Salah satu investasi yang benar-benar aman adalah investasi pada surat berharga negara. 

Apa Itu Investasi pada Surat Berharga Negara?

Secara sederhana, Surat Berharga Negara (SBN) merupakan surat berharga yang dikeluarkan oleh negara. Secara garis besar, SBN dibagi menjadi dua yakni Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk surat berharga yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara (UU SUN), SUN didefinisikan sebagai “surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya
Pendek kata, negara meminjam dana kepada masyarakat dan kemudian negara akan mengembalikan sejumlah pokok pinjaman dan juga imbal hasil. Sebagai pengakuan utang, negara menerbitkan surat utang negara.


Thursday, July 18, 2019

3 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menggunakan KPR Syariah untuk Pembiayaan Rumah




Membeli rumah pada dasarnya bukan merupakan aktivitas yang mudah. Selain mempertimbangkan jenis bangunan, pembiayaan dari harga jual rumah tersebut turut menjadi faktor kerumitan dalam memboyong sebuah rumah. Permasalahan pembiayaan rumah saat ini pada dasarnya telah terjawab dengan keberadaan fitur Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang mana para konsumen dapat memiliki rumah dengan skema pembiayaan cicilan per bulan. Dewasa ini, skema pembiayaan KPR di Indonesia dibedakan menjadi dua  yakni KPR konvensional dan KPR Syariah.

Dalam satu dekade terakhir, KPR Syariah mendapatkan tempat sebagai fitur kemudahan dalam pembiayaan rumah-rumah secara jangka panjang. Secara garis besar, popularitasnya dikarenakan skema pembayaran dengan cicilan bernominal tetap. Secara historis, pengaplikasian awal KPR syariah diketahui hanya terbatas pada pembiayaan rumah-rumah di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Misalnya rumah dijual di Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

KPR syariah didefinisikan sebagai fasilitas pinjaman rumah yang dikeluarkan disalurkan oleh bank-bank syariah yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keungan dengan prinsip-prinsip yang berbasis syariat Islam. Meskipun saat ini banyak perumahan-perumahan berlabel syariah seperti beberapa proyek rumah dijual di Bogor tipe syariah, KPR syariah pada dasarnya adalah skema pembiayaan yang bersifat general. Tidak hanya dapat meng-cover perumahan-perumahan syariah seperti rumah dijual di Bogor, KPR Syariah kini juga dapat meng-cover hunian-hunian konvensional yang ada.

Wednesday, July 17, 2019

Menggenggam Hidayah : Perjalanan Panjang Menemukan Islam


Jika kamu tidak terlahir muslim, apakah kamu akan terus berada di jalan ini?

Tujuh tahun lalu, di sebuah masjid aku menyaksikan seorang teman kuliah mengucapkan dua kalimat syahadat. Bergetar dadaku demi memandang seorang perempuan yang dulunya aktivis agamanya telah menjadi seorang muslimah. Ada secuil rasa iri yang menyergap pikiranku kala itu.
“Enak ya dia... Masuk Islam dosanya terhapus semua,”

Namun, satu kalimat yang barangkali terucap serampangan bisa menimbulkan konsekuensi panjang...


***

Monday, July 15, 2019

Tujuh Alasan Traveling ke Kota Solo

Traveling ke Solo - Angin sepoi-sepoi seolah membelai lembut, suasana sore itu terasa begitu menyenangkan. Jauh dari hiruk pikuk ibukota, kami berteduh di bawah sebuah pohon rindang. Di Keraton Solo kami asyik berbincang sembali sesekali mengamati orang-orang yang berlalu lalang.

Tenang, begitulah saya mendeskripsikan Kota Solo, salah satu kota di Jawa Tengah yang menjadi destinasi favorit liburan, entah bersama teman-teman atau keluarga. Jika bersama keluarga, kami lebih suka menikmati wisata kuliner bersama di Kota Solo yang kami singgahi sebelum tiba di Sragen, kota kelahiran Mama. Jika bersama teman-teman, kami lebih suka mengeksplorasi Kota Solo dan sekitarnya.

Dengan akses transportasi yang saat ini semakin mudah, Kota Solo dapat dicapai dengan berbagai moda. Dari Jakarta, ada sekitar sepuluh penerbangan langsung setiap harinya yang bisa ditempuh dalam waktu satu jam lima belas menit saja. Jika memilih menggunakan mobil, dengan konektivitas jalan tol yang semakin baik, perjalanan Jakarta-Solo bisa ditempuh hanya dalam waktu sekitar tujuh jam, jarak tempuh sekitar 500 km dalam waktu yang tak terlalu lama. Kalau dari kota kelahiran saya di Semarang, dengan adanya tol yang terhubung, kini cukup 1,5 jam untuk mencapai Kota Solo atau kota yang memiliki nama lain Surakarta.

Saturday, May 25, 2019

Weekend Escape dari Jakarta? Karimunjawa Pilihan Menggoda

“Pengen liburan tapi cuti terbatas.” 
“Pengen ke pantai-pantai yang indah yang nggak jauh-jauh dari Jakarta?” 
“Pengen liburan yang nggak banyak menguras isi kantong.” 
“Pengen ke pantai yang tenang dan sedikit keramaian?”

Kalau jawabanmu ‘yes’ untuk ketiga pertanyaan di atas, kamu bisa banget mempertimbangkan Karimunjawa sebagai destinasi liburan selanjutnya. Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang terdiri dari 27 pulau, secara geografis termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dijamin akan membuatmu rileks dari hiruk pikuknya ibukota.

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan untuk weekend escape bersama teman-teman satu geng. Kami berdelapan mau mengadakan perpisahan untuk lima orang teman yang hendak meneruskan pendidikan S2 selama dua tahun. Liburan ke Karimunjawa menjadi pengalaman yang mengesankan bagi kami. 


Menuju Karimunjawa


Banyak cara menuju ke Karimunjawa mengingat Kabupaten Jepara yang tak jauh-jauh amat dari Jakarta. Kamu bisa naik mobil pribadi, bus, atau travel langsung ke ke Jepara sebelum menyeberang ke Karimunjawa dari Pelabuhan Kartini Jepara. Perjalanan ini kira-kira bisa ditempuh dalam waktu delapan jam atau lebih cepat lagi karena sekarang jalan tol Jawa yang sudah terintegrasi.

Kamu juga bisa naik kereta lalu turun di Stasiun Tawang atau Stasiun Poncol Semarang untuk kemudian naik bus atau travel ke Jepara sebelum nanti menyeberang dari Pelabuhan Kartini. Perjalanan dengan kereta dari Jakarta ke Semarang ditempuh sekitar enam jam dengan kereta eksekutif dan tujuh jam untuk kereta ekonomi.

Dari Pelabuhan Kartini Jepara, wisatawan menggunakan kapal cepat atau kapal ferry untuk menyeberang. Perjalanan dengan kapal cepat membutuhkan wake sekitar 1 jam 15 menit, adapun jika menggunakan kapal feri kira-kira membutuhkan waktu 4,5 jam.

Kalau mau lebih nyaman lagi atau mungkin kamu kurang nyaman dengan perjalanan laut, kamu bahkan bisa naik pesawat ke Karimunjawa langsung loh dari Semarang atau Surabaya. Penerbangan ke Karimunjawa dari Semarang dijadwalkan tiga kali seminggu. 

Jadi, banyak alternatif transportasi yang bisa digunakan. Tinggal pilih sesuai budget dan kenyamanan masing-masing, ya.

Apa Saja yang Ada di Karimunjawa?


Yang utama, tentu saja, pantai. Awalnya saya tak terlalu berekspektasi tinggi dengan pantai di Karimunjawa (paling nggak bagus-bagus amat, pikir saya) tapi ternyata saya salah dong. Keindahan pantai di Karimunjawa jauh melebihi ekspektasi saya. Hamparan nyiur melambai, gundukan pasir putih yang halus, pantai yang bersih dan jernih, karang-karang cantik yang sangat instagrammable, bonus ayunan yang serasa membawa lagi ke kenangan masa kecil. Belum lagi, pemandangan matahari terbit atau terbenamnya yang cakep banget. 

Thursday, May 2, 2019

#AyoHijrah Menuju Pengelolaan Keluarga Makin Berkah Bersama Bank Muamalat Indonesia yang Murni Syariah


Kata orang kehidupan baru dimulai setelah menikah. Tepat tanggal 24 Maret 2019 lalu, saya resmi melepas masa lajang. Kehidupan setelah menikah ibarat hijrah yang mana berarti harus lebih baik dibandingkan ketika masih sendiri. Dalam Islam, hijrah berarti berpindah menuju hal yang lebih baik. Dalam hadits Rasulullah SAW juga disebutkan bahwa orang yang kondisi hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia termasuk merugi, bukan?


Apakah Saya Sudah Hijrah?

Jika ditanya apakah kamu sudah hijrah? Kapan kamu hijrah? Saya tak berani mengatakan bahwa saya telah berhijrah. Bagi saya, hijrah adalah sebuah proses berkelanjutan selama hayat masih dikandung badan karena akan selalu ada ruang untuk perbaikan. Namun, tentunya, ada titik mula (starting point) hijrah seseorang. Hijrah bagi saya dimulai ketika saya memutuskan berhijab di usia tujuh belas tahun, di usia itu semakin terbuka mata hati untuk menjalankan perintah agama.

Lalu kemudian saya mendalami Ma’had Tarbiyah selama dua tahun sembari kuliah jurusan akuntansi untuk memperdalam pengetahuan agama.

Apakah mulus-mulus saja macam jalan tol? Oh, tentu tidak. Orang yang mau berhijrah pasti ada saja cobaannya.  Namanya mau naik tingkat, kan?

Kondisi spiritual saya sempat mundur sekian langkah karena pada waktu itu dihampiri beberapa masalah yang membuat saya ingin menyerah. Tapi, masak iya mau udahan hijrahnya? Hijrah adalah proses menjadi lebih baik. Ada titik mulanya tetapi tidak ada titik berhentinya, kecuali jika nyawa sudah meninggalkan raga.

Hijrah selalu memiliki titik mula tetapi tidak ada berhentinya

Akhirnya, saya pun memutuskan mengambil kuliah jurusan ilmu dakwah di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al Manar selepas kerja, seminggu tiga kali. Alhamdulillah, semakin bertambahnya ilmu membuat iman semakin tebal, semakin semangat pula untuk sedikit demi sedikit menambah amal.

Jadi, ya, rasa-rasanya selalu ada momentum yang mana manusia diingatkan oleh Allah akan hijrah. Sampai mana hijrahnya? Seberapa kuat hijrahnya?
Ibarat naik tangga, selalu ada anak tangga dari sebuah proses bernama hijrah.

Membangun Keluarga Adalah Momen Hijrah

Salah satu momen hijrah yang cukup berkesan bagi saya adalah hijrah dari status single menjadi status menikah. Bagaimana bukan hijrah kalau menikah merupakan sebuah penyempurnaan agama, senda gurau suami istri saja dianggap sebagai sebuah ibadah.

Menikah ibarat mengatur ulang (reset) kehidupan menjadi dimulai lagi dari nol. Untuk suami, dialah imam yang bertanggung jawab akan keselamatan keluarganya di dunia dan akhirat. Untuk istri, bila suami ridha padanya maka istri bisa masuk surga dari pintu mana saja yang ia suka.

Saya selalu teringat kata-kata suami di hari pertama kami memulai rumah tangga, “Mulai sekarang, kalau kamu berbuat dosa misalnya ngomongin orang lain, ingatlah kamu sudah punya suami. Abang bertanggung jawab atas kamu. Yuk, kita sama-sama senantiasa memperbaiki diri,”

Hijrah Bersama dalam Ikatan Keluarga

Ibarat berlayar bersama dalam satu kapal, dalam satu keluarga haruslah menuju ke arah yang sama.  Sebagai pengantin baru, saya dan suami bersegera merumuskan hal-hal yang penting bagi keluarga kami, mulai dari aspek ibadah, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya. Ibarat membangun rumah, pondasi keluarga haruslah kuat agar tak mudah goyah. Komunikasi dan keterbukaan ibarat semen yang merekatkan pondasi dalam rumah tangga.

Khusus untuk pondasi finansial, kami menyusun tujuh pedoman pengelolaan keuangan keluarga. Tujuannya agar pengelolaan keuangan keluarga bisa dilakukan secara syariah agar hidup semakin berkah. Ya, apalagi yang dicari dalam hidup kalau bukan berkah alias kebaikan yang bertambah-tambah.

Apa saja pedomannya?

Thursday, February 28, 2019

I Wish I Found You Sooner



A : “ Kenapa ya enggak dari dulu aja kita dipertemukan? Why does it take long time for us to meet?”

B : “Karena mungkin kalau kita ketemu lebih cepat, rasa syukur kita enggak sebesar sekarang,”

Cause you are worthy the long enough wait ~

Thursday, January 31, 2019

Doa yang Nanggung

“Ya Allah, saya pengen ngerasain wawancara beasiswa S2. Selanjutnya, terserah Engkau.”
Hampir setahun lalu, saya ingat persis pernah berdoa demikian sebelum mendaftar beasiswa internal Kementerian Keuangan untuk ke luar negeri (beasiswa FETA namanya). Jadi, seleksi untuk mendapatkan beasiswa itu ada beberapa tahap : tahap pertama seleksi administrasi, jika lolos lanjut ke tahap kedua seleksi tertulis (Tes Potensi Akademik dan Tes Bahasa Inggris), jika lolos lagi kemudian lanjut ke seleksi tahap ketiga yakni psikotes dan wawancara. Baru jika lolos seleksi tahap ketiga dinyatakan sebagai calon awardee (penerima beasiswa).

Dan Allah benar-benar mengabulkan doa itu…

Saya lolos hingga tahap terakhir, psikotes dan wawancara. Namun, kemudian langkah saya terhenti karena tak dinyatakan lolos. Ya, saya persis mendapatkan hasil seperti doa yang saya ucapkan sebelum mendaftar.

Kenapa nggak minta supaya mendapatkan beasiswa itu?

Karena pada waktu itu, ada sebuah pertimbangan yang membuat saya ragu-ragu. Mendapatkan beasiswa tentu memiliki berbagai konsekuensi. Nah, saya dalam keadaan antara ya dan tidak atas konsekuensi itu.

Terus? Nyesel? Sempat merasa menyesal berdoa seperti itu lantaran pada akhirnya saya benar-benar ingin mendapatkan kesempatan itu.

Saya pun teringat sebuah hadits.
“Di surga itu terdapat seratus tingkatan, Allah menyediakannya untuk para mujahid di jalan Allah, jarak antara keduanya seperti antara langit dan bumi. Karena itu, jika kalian meminta kepada Allah, mintalah Firdaus, karena sungguh dia adalah surga yang paling tengah dan paling tinggi. Di atasnya ada Arsy Sang Maha Pengasih, dan darinya sumber sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari 2790 & Ibnu Hibban 4611).

Dalam sebuah kajian yang pernah saya datangi, sang ustadz mengatakan bahwa mudah saja bagi Allah SWT mengabulkan doa kita, apapun itu. Untuk surga sebagai sebagai-baik balasan, kita disuruh meminta surga yang tertinggi. “Jangan berdoa : nggak papa ya Allah, saya di emperan surga aja nggak papa. Di surga yang paling rendah aja nggak papa. Jangan. Mintalah surga tertinggi,”

Nah, tetapi untuk urusan dunia, kita kan nggak tahu yang terbaik yang mana?

Saya berusaha meminta yang terbaik untuk urusan dunia dan akhirat. Enggak menyebutkan yang ‘neko-neko’ lagi seperti doa yang nanggung tadi. Selain itu juga memanjatkan doa ini, “Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan. Artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR. Ibnu As Sunni dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah no. 46, An-Nasa’i dalam Al-Kubra 381: 570, Al-Bazzar dalam musnadnya 4/ 25/ 3107, Al-Hakim 1: 545. Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 227).

Allahu a’lam.